HRD Soroti Rupiah Terus Melemah, Desak Reformasi Fundamental Ekonomi Nasional

KABAR BIREUEN, Jakarta – Pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi secara konsisten dalam dua dekade terakhir dinilai menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera melakukan reformasi fundamental ekonomi nasional. Ketergantungan terhadap konsumsi rumah tangga sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi dianggap tidak lagi cukup untuk menciptakan pertumbuhan yang kuat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Pandangan tersebut mengemuka dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Banggar DPR RI bersama pemerintah, di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Rapat itu membahas Asumsi Dasar Ekonomi Makro, Kebijakan Fiskal, Pendapatan Negara, Defisit, dan Pembiayaan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, H Ruslan Daud (HRD), kepada wartawan usai mengikuti rapat tersebut menyampaikan, pemerintah perlu melakukan pembenahan menyeluruh terhadap fondasi ekonomi nasional agar mampu mendorong pertumbuhan yang lebih produktif sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja formal.

BACA JUGA: HRD dan PKB Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga dan Penyandang Disabilitas di Aceh

“Fundamental ekonomi kita harus benar-benar direformasi secara jelas. Jika hanya mengandalkan konsumsi rumah tangga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, maka lapangan kerja formal tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Menurut HRD, selama ini konsumsi rumah tangga memang menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, model pertumbuhan seperti itu dinilai memiliki keterbatasan dalam menciptakan basis ekonomi yang kuat dan berdaya saing tinggi.

Ia menilai pemerintah perlu memperkuat sektor-sektor produktif yang mampu menghasilkan nilai tambah, meningkatkan investasi, memperluas industri, serta menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas dan berkelanjutan.

Selain itu, HRD juga menyoroti tren depresiasi nilai tukar rupiah yang terus terjadi dari satu periode pemerintahan ke periode berikutnya. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan adanya persoalan struktural yang masih membayangi perekonomian nasional.

BACA JUGA: Kunker ke Sabang, HRD Harap Pemerintah Pusat Harus Serius Benahi Infrastruktur

“Artinya, depresiasi nilai tukar rupiah terjadi secara konsisten dari waktu ke waktu,” katanya.

Karena itu, HRD berharap penyusunan RAPBN 2027 dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat arah kebijakan ekonomi yang lebih berorientasi pada perbaikan fundamental serta peningkatan daya saing nasional.

Ia menegaskan, agenda reformasi ekonomi membutuhkan komitmen dan dukungan politik yang kuat, baik dari pemerintah maupun DPR RI. Tujuannya, agar pembangunan ekonomi dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan dampak yang nyata bagi masyarakat.

“Kita membutuhkan dukungan dari seluruh fraksi serta kerja sama yang solid antara pemerintah dan DPR agar navigasi ekonomi nasional dapat diperbaiki dan diarahkan menuju pertumbuhan yang lebih sehat,” harap HRD. (Red) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sambut Tahun Ajaran Baru, Bupati Bireuen Minta Ayah Luangkan Waktu Antar Anak ke Sekolah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen mengajak para orang tua, khususnya para ayah, untuk mengantar anak mereka pada hari pertama masuk sekolah pada...

Jadikan Program Prioritas, Bupati Bireuen Canangkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber sebagai langkah nyata membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program...

Kapolda Aceh Tinjau Kesiapan Hunian Tetap Presisi di Aceh Tamiang Jelang Peresmian

0
KABAR BIREUEN Aceh Tamiang – Memasuki hari kedua bertugas sebagai Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, meninjau kesiapan Hunian Tetap (Huntap)...

PMI Bireuen Akan Gelar Muskab VI, Pendaftaran Balon Ketua Dibuka Mulai 17 Juli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepengurusan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2021-2026 berakhir 31 Agustus 2026. Untuk melanjutkan estafet kepengurusan, akan...

Daftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan Lebih Mudah Lewat BSI Agen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Transformasi dan inovasi menjadi bagian perjalanan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) untuk memberikan layanan optimal bagi nasabah dan...

KABAR POPULER

Luncurkan Qanun Ketertiban Hewan Ternak di Tambue, Bupati Bireuen Harap Jadi Percontohan bagi Kemukiman...

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi meluncurkan Qanun Kemukiman Tambue Nomor I Tahun 2026 tentang Ketertiban Hewan Ternak...

PMI Bireuen Akan Gelar Muskab VI, Pendaftaran Balon Ketua Dibuka Mulai 17 Juli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepengurusan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2021-2026 berakhir 31 Agustus 2026. Untuk melanjutkan estafet kepengurusan, akan...

Usulan HRD Berbuah Hasil, Jalan Wer Lah–Simpang Lancang Bener Meriah Masuk Prioritas IJD 2026

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Perjuangan Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud (HRD), untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh...

Jadikan Program Prioritas, Bupati Bireuen Canangkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meluncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Sumber sebagai langkah nyata membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Program...

Pembangunan 31 Unit Huntap di Bivak Dimulai, Ditandai Peletakan Batu Pertama

0
KABAR BIREUEN, Juli–Pembangunan 31 unit hunian tetap (huntap) secara terpusat (komunal) bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan...