Saluran Parit Jalan Negara di Bireuen Tidak Berfungsi, Desa Pulo Ara Terendam Banjir

KABAR BIREUEN–Kondisi saluran parit jalan Negara jalan Bireuen – Takengon sepanjang 1,5 kilometer dan parit jalan negara Banda Aceh – Medan mulai dari Simpang Arjun Desa Pulo Ara hingga Titi Alur Rumbia kota Bireuen sepanjang 1,5 kilometer sudah belasan tahun tidak berfungsi lagi sebagai saluran pembuang banjir.

Keuchiek Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Ridwan Aziz dalam keterangannya kepada Kabar Bireuen bersama aparat desanya, Minggu (17/11/2019) telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau faktor utama penyebab  bencana banjir kiriman dari pergunungan Juli setiap musim hujan akhir tahun  menenggelamkan ratusan rumah penduduk Pulo Ara dan sebagian rumah penduduk Dusun Kommes Desa Bireuen Meunasah Capa Bireuen.

Menurut Ridwan Aziz, ada tiga faktor utama  penyebab  tenggelamnya rumah penduduk Desa Pulo Ara dan sebagaian Dusun Kommes Desa Bireuen Meunasah Capa lantaran saluran irigasi Pante Lhong yang melintasi desa Pulo Ara sangat sempit, saluran parit jalan Negara Bireuen – Takengon mulai dari depan RS BMC (Bireuen Medical Centre)  hingga Simpang Empat kota Bireuen sebelumnya dengan lebar parit 3,5 meter sudah dipersempit menjadi lebar satu meter.

Dulu parit jalan terbuka sekarang tertutup tidak dapat dilakukan pembersihan saluran parit jalan jika tersumbat sampah, atau benda lainnya.

Sejak dilakukan perluasan jalan Negara Bireuen – Takengon sepanjang 1,5 kilomter,  parit jalan  tertutup dipersempit dengan lebar satu meter. Konon lagi parit jalan yang sudah dipersempit satu meter dan saluran paritnya di simpang Desa Bireuen Meunasah Tgk Gadong masih terputus, sehingga saluran parit jalan Negara Bireuen – Takengon tidak berfungsi sama sekali sebegai saluran pembuangan banjir ke Alur Titi Rumbia.

Dikatakan, curahan hujan dan banjir kiriman dari pergunungan Juli akibat tidak berfungsi parit jalan negara, langsung menerjang perumahan penduduk Desa Pulo Ara dan sebagian warga Dusun Kommes.

“Di sisi jalan Negara Banda Aceh – Medan mulai dari Simpang Pulo Ara, depan kantor Telkom, areal pertokoan samping terminal bus, depan Bank Aceh, depan Bank BRI Simpng Empat, areal pertokoan bekas lapangan VOA, hingga ke Titi Alur Rumbia juga tidak berfungsi sama sekali sebagai saluran pembuang banjir, karena saluranya sudah ditimbun,” katanya.

Perluasan jalan Bireuen – Takengon seanjang 1,5 kilometer dan penyempitan parit jalan telah membuat warga Pulo Ara setiap tahun merana  jadi langganan banjir.

Akibat tidak berfungsinya saluran parit jalan negara Bireuen – Takengon dan Banda Aceh – Medan hingga ke Titi Alu Rumbia, Desa Pulo Ara setiap musim hujan tenggelam jadi sasaran banjir kiriman.

Masyarakat Pulo Ara tidak tahan lagi terhadap amukan banjir setiap tahun, mengharapkan pihak dinas terkait merenovasi kembali saluran parit jalan negara Bireuen – Takengon dan saluran parit  jalan negara Simpang Arjen hingga ke Titi Rumbia selama ini tidak berfungsi sama sekali  diperlebar  sesuai teknis kebutuhan agar berfungsi sebagai saluran pembuang banjir ke Alur Rumbia.

“Sementara le sebelah timur sebagai saluran pembuang banjir ke saluran pembuang di Dusun Cureh, Geulanggang Gampong agar masyarakat Desa Pulo Ara terbebas dari bencana banjir,” harap Ridwan Azizi. (H.AR Djuli).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kolaborasi Faperta UNIKI dengan Desa Kalasegi, Buka Peluang Ekonomi Baru Berbasis Wisata

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) mendorong pengembangan potensi wisata Desa Kalasegi, Aceh...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Lahirkan Kader Ulama Muda Berprestasi, PKU Tahun 2026 Berakhir Sukses

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang– Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026 telah berakhir sukses dengan melahirkan kader ulama muda yang berprestasi. Kegiatan yang digelar Majelis Permusyawaratan...

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat ‎

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan wakaf produktif sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan...

KABAR POPULER

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...