KABAR BIREUEN – Melihat peluang usaha ikan air tawar yang masih terbuka di Aceh, membuat T Aldi Munazar dan rekannya Asnawi, mencoba membuka gerai ikan khusus ikan air tawar di Banda Aceh.

Usaha toko ikan yang terletak di Kampung Mulia Banda Aceh ini, menyediakan aneka ikan tawar konsumsi yang banyak diminati konsumen, seperti gurami, gabus, nila, patin, lele, gabus dan belut.

“Usaha Rumoeh Ikan ini baru kami rintis sejak Juni 2020 lalu. Kami lebih utama menyediakan ikan air tawar untuk konsumsi sehari-hari,” ujar pengusaha Rumoeh Ikan, T Aldi Munazar, di gerai ikan miliknya itu, Rabu (9/12/2020).

Aldi mengatakan, kendala yang dihadapinya masih soal pemasaran. Dampak pandemi Covid-19, menyebabkan hasil penjualannya belum menggembirakan.

Dia menjelaskan, tertarik membuka usaha ini, karena konsumen ikan air tawar semakin meningkat di Aceh. Namun, sering persediaannya tidak ada, seperti lele dan belut. Sementara itu, pembudidaya ikan air tawar kesulitan memasarkan ikannya saat panen.

“Maka, kami coba menjembataninya. Kami juga menawarkan kerja sama kepada pembudidaya, dengan memberikan bibit ikan lele dan nila. Ketika panen, kami bersedia menampungnya untuk dipasarkan,” ujar alumnus Agribisnis Fakultas Pertanian Unsyiah ini.

Dalam menjalankan usahanya, pria asal Meureudu Pidie Jaya ini mengaku, bekerja sama dengan sejumlah pembudidaya ikan air tawar di Aceh sebagai penyuplai ikan untuk gerainya.

Pengusaha muda berusia 23 tahun ini, menawarkan konsep “Smart Market” kepada konsumen, yakni pembeli dapat langsung ke gerai dan memilih sendiri jenis ikan yang disukainya. Untuk memudahkan konsumen mengolah ikan, juga menyediakan pelayanan pembersihan ikan.

“Kami juga melayani pembelian secara online. Pemesanan minimal 2 kg, dikenakan ongkos kirim Rp10 ribu untuk seluruh wilayah Kota Banda Aceh,” urainya.

Menurut Aldi, hingga saat ini dirinya belum mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah, untuk mendukung usahanya. Karena itu, dia membuka diri kalau pemerintah berkenan memberikan bantuan tersebut.

Dia berharap, usahanya itu dapat berjalan dengan lancar, sehingga kelak bisa mewujudkan supermarket khusus ikan, baik ikan air tawar maupun ikan laut di Banda Aceh.

 

Wira