Perkuat Keamanan Siber, Diskominsa Bireuen Laksanakan Workshop SMKI

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) terus memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan pemerintahan setempat.

Langkah ini diwujudkan dengan melaksanakan Workshop Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di Aula Diskominsa Bireuen, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan terdebut diikuti para pejabat pengelola aplikasi dari 12 Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan bertujuan meningkatkan tata kelola keamanan informasi di era digital, sekaligus menjalankan amanat Peraturan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Manajemen Keamanan Informasi Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kepala Diskominsa Bireuen, M. Zubair, SH, MH, dalam sambutannya menyampaikan, penerapan sistem manajemen keamanan informasi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan publik dan melindungi aset digital pemerintahan dari berbagai ancaman siber.

Suasana Workshop Sistem Manajemen Keamanan Informasi.  Foto: Diskominsa Bireuen)

“Sebagai badan publik, penting bagi kita memastikan seluruh aset informasi pemerintah daerah terlindungi dari risiko kebocoran, penyalahgunaan, maupun serangan siber,” ujar Zubair.

Disebutkannya, sesuai dengan ketentuan BSSN, setiap instansi penyelenggara sistem elektronik wajib memiliki kebijakan internal dan kemampuan teknis dalam manajemen keamanan informasi. Hal ini menjadi dasar dalam mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Manajemen Keamanan SPBE adalah serangkaian proses untuk mencapai penerapan keamanan sistem yang efektif, efisien, dan berkesinambungan. Dengan begitu, layanan publik bisa berjalan dengan baik dan terlindungi dari risiko digital,” jelas Zubair.

Menurut Zubair, di era Revolusi Industri 4.0, dunia siber (cyberspace) menjadi bagian penting dalam aktivitas pemerintahan. Karena bersifat tanpa batas geografis, ranah siber memengaruhi hampir semua sektor kehidupan, mulai dari komunikasi, keuangan, hingga administrasi pemerintahan.

Foto bersama seusai Workshop Sistem Manajemen Keamanan Informasi.  Foto: Diskominsa Bireuen)

“Keamanan siber menjadi aspek krusial untuk melindungi sistem dan data dari serangan digital. Peraturan BSSN Nomor 4 Tahun 2021 harus dijalankan dengan baik agar risiko kebocoran informasi dapat diminimalkan,” tegasnya.

Workshop yang berlangsung selama satu hari penuh itu menghadirkan narasumber dari Diskominsa Aceh, yakni Kabid Persandian Muhammad Iman Jaya, ST. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi karena materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan tugas mereka sebagai pengelola aplikasi di masing-masing SKPK.

Melalui workshop ini, Diskominsa Bireuen berharap seluruh perangkat daerah mampu menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) secara konsisten untuk memperkuat ketahanan siber dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah daerah. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pimpinan dan Pengurus Dayah di Bireuen Ikuti Pelatihan Manajemen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) menyelenggarakan pelatihan manajemen dayah. Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta terdiri dari pimpinan dan pengurus...

KABAR POPULER

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...