KABAR BIREUEN, Kota Juang – Mendukung peningkatan mutu pendidikan berbasis dayah, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD) Bireuen, Selasa (02/09/2025) menyalurkan ratusan kitab.
Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap penguatan literasi dan pendalaman ilmu keagamaan para santri.
Bupati Bireuen H.Mukhlis, ST melalui Kepala Dinas Pendidikan Dayah setempat, Anwar, S.Ag.,M.A.P, menegaskan, perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan dayah akan terus ditingkatkan.
Dijelaskan, banyak kegiatan pembinaan dayah yang kita laksanakan melalui Dinas Pendidikan Dayah pada tahun 2025 ini.
Seperti Pembangunan sarana dan prasarana dayah kita bantu secara bertahap dan berkesinambungan agar dayah terus berkembang ke arah yang lebih baik.
Pembinaan santri, guru dan kurikulum dayah juga menjadi prioritas agar para santri dapat terus menimba ilmu sesuai perkembangan zaman.
Bupati Mukhlis mengharapkan penyaluran bantuan kitab ini dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di Kabupaten Bireuen
“Sekaligus memperkuat peran dayah sebagai pusat pembinaan ilmu dan akhlak bagi generasi muda Aceh,” tutup Bupati Bireuen melalui Kepala DPD Bireuen.
Anwar menambahkan, ada 780 kitab yang disalurkan untuk delapan Dayah di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Kedelapan dayah tersebut yaitu Dayah Istiqamatuddin Babul Ilmi, Gampong Bale Panah, Kecamatan Juli.
Dayah Harapan Ummat, Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam.
Dayah Madinatuddiniyah Nurussalam, Gampong Cot Geulumpang, Kecamatan Peulimbang.
Dayah YPI Al Munawwarah, Gampong Seuneubok, Peulimbang, Kecamatan Peulimbang.
Dayah Darul Falah, Gampong Meunasah Tunong Lueng, Kecamatan Jeunieb.
Dayah YPI Madinatuddiniyah, Gampong Paya, Kecamatan Peudada.
Dayah Rauhul Mudi Al Aziziyah, Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Jeunieb.
Dayah Babul Muttaqin, Gampong Juli Pase, Kecamatan Juli.
Anwar menyebutkan, kitab yang disalurkan terdiri, Kitab Al Bajuri sebanyak 260 eksemplar. Kitab Lanatut Tholibin, 260 eksemplar dan Al-Qur’an, 260 eksemplar.
Bantuan kitab tersebut diserahkan secara langsung kepada pimpinan dan pengurus dayah untuk kemudian didistribusikan kepada santri dan guru dayah, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Dengan adanya bantuan ini, kita berharap tidak ada kendala bagi santri dan guru dalam menimba ilmu di dayah,” jelas Anwar.
Menurut Anwar sumber anggaran bantuan kitab ini berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBK Kabupaten Bireuen Tahun 2025, dan menjadi bagian dari program penguatan sarana pembelajaran dayah. (Hermanto)












