Pedagang dan Masyarakat Dilarang Menjual Serta Membakar Mercon

KABAR BIREUEN Untuk menjaga ketertiban bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa dan menyambut lebaran Idul Fitri 1439 hijriah pedagang dan masyarakat dilarang menjual serta membakar mercon, petasan, kembang api dan senjatan mainan yang menggunakan peluru plastik.

Kadis Syari’at Islam H Jufliwan,SH, MM menjelaskan hal itu kepada Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Jumat (8/6/2018).

Himbauan tersebut sebagai menyampaikan seruan bersama unsur Forkopimda Bireuen, Bupati, Ketua DPRK, Dandim-0111/Bireuen, Kapolres Bireuen, Ketua PN Bireuen, Kajari Bireuen, Ketua Mahkamah Syariyah dan Ketua MPU Bireuen bagi para pedagang dan masyarakat yang melanggar seruan bersama unsur Forkopimda akan diambil tindakan tegas oleh aparat keamanan dan penertiban sesuai ketentuan hokum yang berlaku.

Selain menjual dan membakar membakar mercon, petugas keamanan dan penertiban akan mengambil tindakan tegas terhadap masyarakat yang menjual nomor judi buntut, judi online, togel, domino, khalwat, mesum, LGBT, narkoba dan lain-lain.

“Membakar mercon, petasan, kembang api menyambujt Hari Raya Idul Fitri bukan budaya kita, sebagai daerah Syariat Islam. Itu budaya luar tak perlu ikut-ikutan,’ tegasnya.

Menyambut Hari Raya sebagai hari kemenangan umat Islam setelah berhasil melawan perang hawa nafsu (berpuasa) sebulan penuh kita sambut dengan malam takbiran mengumandangkan takbir dan tahmit bukan dengan membakar mercon.

Menjual mercon dan  petasan, katanya, akan sangat menggangu ketertiban masyarakat, baik selama melaksanakan ibadah puasa maupun menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Sementara pelarangan menjual senjata mainan yang mengunakan peluru plastik sangat berbahaya dan bersiko tinggi bagi anak-anak balita melakukan perang-perangan ditengah keramaian.

Akibat peluru plastik yang dilakukan dalam perang-perangan dapat mengkibatkan kebutaan bagi anak-anak maupun masyarakat pengguna jalan.

‘Ini pernah dialami pada lebaran sebelumnya beberapa anak-anak akibat matanya terkenan peluru plastik mengalami cedera di bagian matanya,” sebut Jufliwan.

Menurut H Jufliwan, pihak petugas keamanan dan penertiban nantinya akan malakukan razia dan mengambil tindakan tegas terhadap pedagang yang menjual mercon, petasan dan senjata mainan. (H.AR Djuli).

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Setelah ke Thailand, UNIKI Kembali Kirim Dosen dan Mahasiswa Ikuti Benchmarking di Malaysia

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen kembali memperkuat langkah internasionalisasinya. Sehari setelah memberangkatkan mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM)...

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga kerja Indonesia dengan kebutuhan dunia usaha di negara tersebut. Pemetaan...

BEM UNIKI Ikut Hijaukan Bantaran Krueng Peusangan, Perkuat Upaya Mitigasi Banjir

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan ikut serta pada Gerakan...

Pertandingan Perdana Piala Soeratin U-17, Juang FC Kalahkan PS Muda Sedia Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang  - Kesebelasan Juang FC kelompok umur 17 tahun atau U-17 Bireuen berhasil memetik poin penuh saat mengawali pertandingan perdananya pada...

Lahirkan Generasi Qurani Cerdas Digital, SDIT Muhammadiyah Bireuen Sambut Peserta Didik Baru dengan TaSaMuh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Setiap tahun ajaran baru, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bireuen mencetuskan berbagai ide kreatif untuk menyambut peserta didik baru. Tahun...

KABAR POPULER

Keuchik Jurong Binjee Bantah Tahan Dana BUMDes Rp137 Juta Tanpa Alasan, Sebut Pencairan Ditunda...

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam - Pemerintah Gampong Jurong Binjee, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, membantah tudingan yang menyebutkan tidak mencairkan dana penyertaan modal BUMDes...

Piala Soeratin U-17 Regional Aceh Resmi Dibuka di Bireuen, 14 Tim Berebut Tiket ke...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang – Kabupaten Bireuen menjadi tuan rumah Kompetisi Sepak Bola Piala Soeratin U-17 Regional PSSI Aceh Tahun 2026. Ajang pembinaan pesepak...

Hari Pertama Sekolah, Puluhan Siswa Baru SDN 19 Juli Dapat Tas dan Alat Tulis...

0
KABAR BIREUEN, Juli – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPTD SDN 19 Juli, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, berlangsung penuh haru dan...

Pertandingan Perdana Piala Soeratin U-17, Juang FC Kalahkan PS Muda Sedia Aceh Tamiang

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang  - Kesebelasan Juang FC kelompok umur 17 tahun atau U-17 Bireuen berhasil memetik poin penuh saat mengawali pertandingan perdananya pada...

Lahirkan Generasi Qurani Cerdas Digital, SDIT Muhammadiyah Bireuen Sambut Peserta Didik Baru dengan TaSaMuh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Setiap tahun ajaran baru, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muhammadiyah Bireuen mencetuskan berbagai ide kreatif untuk menyambut peserta didik baru. Tahun...