KABAR BIREUEN-Tim Mery Sheep Farm Aceh melakukan kunjungan ke kandang binaannyadi Desa Geulanggang Minje, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (14/12/2019).

Kunjungan tersebut dalam rangka memantau perkembangan peternakan di kandang binaan Mery Sheep Farm Aceh dengan jumlah 200 ekor domba, dipimpin langsung manajernya, Abu Rizal.

Abu Rizal kepada Kabar Bireuen, di sela-sela kunjungan tersebut mengatakan,  Mery Sheep Farm Aceh memantau pekerbangan peternakan di kandang binaanya dengan masa karantina selama 60 hari.

“Dari berat bobot awal dombanya antara ukuran mulai 8 kg/ekor sampai dengan 12 kg maksimal selama karantina 60 hari pertumbuhannya hampir rata-rata 25 kg /ekor,” sebut Abu Rizal.

Manajer Mery Sheep Farm Aceh, Abu Rizal

Mery Sheep Farm Aceh, sebuah usaha ternak modern telah berdiri di Kabupaten Bireuen mulai Februari 2019.

Usaha yang memproduksi pakan unggul penggemuk domba dan kambing dengan poduknya Agam feed (complet) itu dirintis oleh Abu Rizal yang berlokasi di Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Keunggulan dari produknya adalah bebas merumput atau bebas pakan hijau. Tidak perlu memotong atau memberikan rumput untuk ternak.

Itu produk unggulan, baru satu-satunya sistem yang ada di Sumatera, Cuma baru ada di Aceh. Sistem ini adalah sistem berternak seperti di luar negeri.

Usaha ini dibuat dengan tujuan agar menjadi suatu contoh kepada masyarakat, supaya  bisa membuka wawasan dengan sistem berternak secara moderen bersifat industri. Sehingga diharapkan nantinya Kabupaten Bireuen menjadi lumbung peternakan domba dan kambing.(Ihkwati)

 

 

BAGIKAN