KABAR BIREUEN, Bireuen– Panggung apresiasi kesenian dan kebudayaan yang digelar pada opening ceremony Pekan Kebudayaan Bireuen I Tahun 2025, menghibur ribuan masyarakat yang memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, Selasa (6/10/2025) malam.
Warga Bireuen yang antusias, datang sejak sore mengikuti rangkaian pertunjukan seni dan budaya itu dengan tertib.
Sejumlah tari tradisi dan lagu ditampilkan dalam di panggung yang megah untuk memeriahkan Pekan Kebudayaan Bireuen “Mahakarya Bumoe Jeumpa” dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Bireuen.
Panggung kesenian dan kebudayaan itu menampilkan Rapai Krueng Peusangan Syech Fajri dari Sanggar Muda Sepakat Peusangan. Opening musik tradisi dari Komite Musik DKA Bireuen dan lagu yang dipersembahkan Grup Band Etnic Aceh asal Bireuen Sukat Tujoh.

Selanjutnya persembahan “marawis” dari Sanggar Meuligoe Jeumpa dan Tari Peumulia Jamee, juga dari Sanggar Meligoe Jeumpa, pimpinan Sadriah, istri Bupati Bireuen.
Dan juga ada sosilalisasi dan pengenalan Mars Bireuen kepada masyarakat Kabupaten Bireuen oleh SLB YTC Kutablang.
Pada kesempatan itu, diputar video perjalanan hidup dan kiprah Bupati Bireuen H Mukhlis ST.
Selanjutnya persembahan tari tradisi warisan budaya tak benda “Rabbani Wahed” dari Sanggar SMPN 1 Bireuen.

Selanjutnya juga ada penampilan solo musik dari penyanyi Aceh yang pernah mengikuti ajang dangdut di Indosiar, Cut Zuhra.
Malam apresiasi kesenian ditutup dengan festival Rapai.
Beberapa warga yang ditemui Kabar Bireuen cukup terhibur dan puas dengan penampilan pengisi acara kesenian itu.
Salah satunya Marlina yang datang bersama temannya Putri dari Kecamatan Jeumpa ingin menonton rapai dan penampilan Cut Zuhra.
“Kami cukup terhibur dengan pertunjukan malam ini,” katanya. (Ihkwati)










