KABAR BIREUEN–Memasuki Puasa hari pertama 1442 hijriah, penjualan minuman  Es Bandung Bireuen di Pasar penjualan makanan dan minuman berbuka puasa Bireuen mulai pukul 16.00 wib diserbu pembeli.

Tajuddin penjual Es Bandung Bireuen dalam percakapan dengan Kabar Bireuen Kamis (15/4/2021) penjualan Es Bandung yang ditekuninya merupakan warisan dari neneknya Wak Bandung.

Dikatakan, neneknya Wak Bandung mandah dari Bandung ke Bireuen tahun 1950-an dengan mata pencaharian memproduksi dan menjual Es Bandung di Kota Bireuen.

Dimasa itu Wak Bandung berjualan Es Bandung menggunakan gerobak Ting-Ting mangkal di Lapangan Basket depan Sekolah Rakyat (SR) Nomor 1 Bireuen, sekarang lokasi itu sudah menjadi lokasi gedung Bank BNI Cabang Bireuen.

Warisan nenek memproksuksi Es Bandung masih tetap dilanjutkan hingga sekarang ini dengan resep produksi Es Bandung yang diajarkan nenek tempo dulu, hingga sekarang minuman es Bandung Bireuen yang diproduksinya masih sangat digemari sebagai minuman berbuka puasa bagi masyarakat kota Bireuen dan sekitarnya.

Setiap petang bulan puasa bersama enam petugas membuka lapak penjualan di depan Bank BNI Bireuen mulai pukul 16.00 wib sampai pukul 18.00 WIB selama dua jam lebih melayani pembeli warga kota Bireuen dan sekitarnya.

Minuman segar Es Bandung yang diproduksinya sangat diminati pembeli sebagai minuman berbuka puasa bersama keluarganya konon lagi harganya murah meriah.

“Omzet penjualan Es Bandung sejak puasa hari pertama hingga hari kedua rata-rata Rp 5 juta lebih setiap sore,” ujar Tajuddin. (H.AR Djuli).