KABAR BIREUEN-Sejumlah keuchik dan tokoh-tokoh masyarakat kecamatan Peusangan Selatan menyampaikan persoalan pembangunan yang ada di seluruh desa yang berada di Kecamatan Peusangan Selatan.

Mereka berharap dalam APBK Bireuen 2020 jembatan dan jalan harus menjadi prioritas Pemda Bireuen untuk masyarakat Peusangan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Abdul A Hamid Keuchik Gampong Tanjong Beuridi mewakili masyarakat Peusangan Selatan, Rabu (30/10/2019) kepada rombongan anggota DPRK Bireuen yang mengunjungi Peusangan Selatan.

Dalam kunjungan ke Peusangan Selatan, rombongan DPRK Bireuen yang diketuai oleh Rusyidi Mukhtar beserta anggota Faisal Hasballah, Aida Fitria, Murdani Banta Ali, Zulfikar Apayub, Surya Yunus, Muddasir, Tgk Amryadi, Rosmani, Isnaini,Rosmani, Ir Zainal Abidin,M Jafar,H.Muhammad Amin AR, Yufaidir, M.Nasir (Waled), Usman, Hasanuddin dan Athaillah M Saleh.

Abdul A Hamid menyampaikan seperti di Gampong Tanjong Beuridi, pembangunan jembatan Cot Sali sepanjang 105 meter sangat mendesak untuk dialokasikan anggaran. Karena jembatan ini rusak pada saat banjir Darussalam November 2018 lalu.

Abdul A Hamidm mengungjapkan, saat dikunjungi Bupati Bireuen H. Saifannur, S,Sos ketika banjir lalu, dia berjanji di tahun anggaran 2019 akan dibangun baru.

“Ini sudah hampir habis anggaran 2019. Sampai saat ini pembangunan jembatan Cot Sali belum terwujud,” katanya.

Ditambahkan Hamid, jembatan Cot Sali sangat diharapkan masyarakat selain berfungsi untuk masyarakat yang berkebun jembatan Cot Sali juga sebagai jalan akses ke Peusangan Siblah Krueng.

Dia juga berharap agar ditahun 2020 dapat dialokasi anggaran pengaspalan jalan Induk Peusangan Selatan yang dimulai dari Tanjong Beuridi tembus ke Blang Mane.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Keuchik Blang Mane Ramadhan. Ia berharap sebelum abrasi sungai mengikis badan jalan agar dapat dibangun batu beronjong pakai batu gajah sepanjang 200 meter di gampong Blang Mane.

“Jembatan dan jalan serta batu berojong. Hampir setiap Musrembang Kecamatan kami usul, Namun sampai sekarang belum terealisasi. Semoga dengan kunjungan anggota DPRK di tahun 2020 bisa terealisasi,”harap Ramadhan.

Sementara anggota DPRK mewakili daerah pemilihan setempat Faisal Hasballah mengakui terkait jembatan Cot Sali, jalan serta batu beronjong menjadi prioritas usulan masyarakat Peusangan Selatan.

Dikatakan Faisal, usulan masyarakat ini akan menjadi masukan bagi anggota DPRK Bireuen dalam pembahasan anggaran 2020.

“Sejumlah Gampong yang kita kunjungan, Pulo Harapan, Tanjong Beuridi, Blang Mane maupun gampong lain yang ada di Peusangan Selatan menjadi masukan bagi kami wakil rakyat,” kata politisi Gerindra itu. (REL).

BAGIKAN