Jumat, 23 Januari 2026

Masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya Antusias Nobar Film G30 S PKI

KABAR BIREUEN – Dalam menanamkan nilai sejarah bangsa memang sangat penting dilaksanakan penayangan film kembali terkait tragedi pemberontakan yang ada di NKRI sehingga sejarah tersebut tidak hilang dan generasi penerus bangsa ini betul – betul mengetahui terkait sejarah kelam yang pernah terjadi.

Untuk itu maka pada Rabu (20/9/2017) lalu, telah dilaksanakannya Nonton Bareng (Nobar) di tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Jaya terkait pemberontakan G30S PKI, mendapat antusiame yang tinggi dari masyarakat Kab. Aceh Jaya baik dari kalangan muda -mudi sampai dengan Lansia.

Dalam Kegiatan ini setiap kecamatannya dihadiri oleh ratusan masyarakat, yang turut dihadiri pula tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh lainnya di tiap kecamatan, unsur Muspika, aparatur desa sampai dengan instansi yang ada di Aceh Jaya.

Sekitar 1.682 masyarakat yang tersebar di tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Jaya sangat antusias untuk turut serta Nobar film G30S PKI.

Sebagai contoh di Kecamatan Krueng Sabee Nobar dilaksanakan di Aula Pesantren Al Rissalah Desa Datar Luas Kecamatan Krueng Sabee Kaupaten Aceh Jaya, mendapat apresiasi yang tinggi dari pesantren serta sangat terlihat semangat dari muda/mudi sepanjang Nobar dilaksanakan.

Keuchik Datar Luas Sakuni menyampaikan bahwa Penayangan film ini merupakan hal penting karena peristiwa G30S/PKI sudah menjadi bagian sejarah bagi bangsa, sehingga perlu kita satukan suara dalam menunjukkan pentingnya menanamkan nilai – nilai sejarah bangsa ini yang kelam masa pemberontakan, beberapa gambaran dalam film ini harus kita amati serta teladani sejarah para pahlawan bangsa ini.

Sebab, menghargai sejarah merupakan salah satu langkah untuk tercapainya menuju bangsa yang beradab, maju, dan besar.

Kegiatan ini bernilai positif mempermudah generasi Muda/mudi mengingat sejarah dalam memahami pesan yang disampaikan sesuai isi cerita dan didalam era kemajuan pentingnya diberikan pembelajaran sejarah atau edukasi kepada generasi muda.

Hal ini bukan hanya untuk pembelajaran sejarah akan tetapi dapat juga menjadi daya tangkal guna terhindar dari terpengaruh dengan isu-isu hoax yang semakin banyak beredar dan mengetahui perjuangan para pendiri bangsa.

Sejarah pemberontakan lainnya pun harus di putar atau tayangkan kembali ke publik sehingga generasi penerus bangsa ini mengetahui beragam pemberontak di negara yang kita cintai ini. Karena pemberontakan yang terjadi tetap bertujuan untuk merubah Ideologi Pancasila dan meruntuhkan Bhinneka Tunggal Ika. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Terjunkan 200 Verifikator, BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang memverifikasi sekitar 26 ribu unit rumah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen. Untuk...

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Kementerian PU Targetkan Huntara untuk Korban Bencana di Aceh Rampung Sebelum Puasa, Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan rumah hunian atau hunian sementara (huntara) bagi korban bencana sejumlah kabupaten/kota di Aceh,...