Senin, 6 Juli 2026

Masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya Antusias Nobar Film G30 S PKI

KABAR BIREUEN – Dalam menanamkan nilai sejarah bangsa memang sangat penting dilaksanakan penayangan film kembali terkait tragedi pemberontakan yang ada di NKRI sehingga sejarah tersebut tidak hilang dan generasi penerus bangsa ini betul – betul mengetahui terkait sejarah kelam yang pernah terjadi.

Untuk itu maka pada Rabu (20/9/2017) lalu, telah dilaksanakannya Nonton Bareng (Nobar) di tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Jaya terkait pemberontakan G30S PKI, mendapat antusiame yang tinggi dari masyarakat Kab. Aceh Jaya baik dari kalangan muda -mudi sampai dengan Lansia.

Dalam Kegiatan ini setiap kecamatannya dihadiri oleh ratusan masyarakat, yang turut dihadiri pula tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh lainnya di tiap kecamatan, unsur Muspika, aparatur desa sampai dengan instansi yang ada di Aceh Jaya.

Sekitar 1.682 masyarakat yang tersebar di tiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Jaya sangat antusias untuk turut serta Nobar film G30S PKI.

Sebagai contoh di Kecamatan Krueng Sabee Nobar dilaksanakan di Aula Pesantren Al Rissalah Desa Datar Luas Kecamatan Krueng Sabee Kaupaten Aceh Jaya, mendapat apresiasi yang tinggi dari pesantren serta sangat terlihat semangat dari muda/mudi sepanjang Nobar dilaksanakan.

Keuchik Datar Luas Sakuni menyampaikan bahwa Penayangan film ini merupakan hal penting karena peristiwa G30S/PKI sudah menjadi bagian sejarah bagi bangsa, sehingga perlu kita satukan suara dalam menunjukkan pentingnya menanamkan nilai – nilai sejarah bangsa ini yang kelam masa pemberontakan, beberapa gambaran dalam film ini harus kita amati serta teladani sejarah para pahlawan bangsa ini.

Sebab, menghargai sejarah merupakan salah satu langkah untuk tercapainya menuju bangsa yang beradab, maju, dan besar.

Kegiatan ini bernilai positif mempermudah generasi Muda/mudi mengingat sejarah dalam memahami pesan yang disampaikan sesuai isi cerita dan didalam era kemajuan pentingnya diberikan pembelajaran sejarah atau edukasi kepada generasi muda.

Hal ini bukan hanya untuk pembelajaran sejarah akan tetapi dapat juga menjadi daya tangkal guna terhindar dari terpengaruh dengan isu-isu hoax yang semakin banyak beredar dan mengetahui perjuangan para pendiri bangsa.

Sejarah pemberontakan lainnya pun harus di putar atau tayangkan kembali ke publik sehingga generasi penerus bangsa ini mengetahui beragam pemberontak di negara yang kita cintai ini. Karena pemberontakan yang terjadi tetap bertujuan untuk merubah Ideologi Pancasila dan meruntuhkan Bhinneka Tunggal Ika. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Mukhlis Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST menyampaikan  Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Bireuen Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025, Senin...

Prestasi Gemilang, Empat Mahasiswa UNIKI Dominasi Pemilihan Agam Inong Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen mencatat prestasi membanggakan pada ajang Pemilihan Agam Inong Kabupaten Bireuen 2026. Empat mahasiswa kampus...

Pajak Tanggung Jawab Kita Bersama

0
Oleh: Royan Awalurrizki Mahasiswa Fakultas Hukum UNIKI SETIAP bulan April tiba, sebagian dari kita akan membuka aplikasi e-Filing, mengisi SPT, dan menyetor sebagian penghasilan kepada negara....

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...

KABAR POPULER

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Bupati Mukhlis Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Bupati Bireuen Ir H Mukhlis ST menyampaikan  Rancangan Qanun (Raqan) Kabupaten Bireuen Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2025, Senin...

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, sebagai Kapolda Aceh dalam upacara...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...