Kamis, 14 Mei 2026

Koordinator GeRAK Bireuen: Pengungsi Bukan Menolak Solusi, Tapi Tidak Pernah Diberi Solusi!

KABAR BIREUEN,Bireuen-Pernyataan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen   yang menyebutkan Pemkab sudah memberikan solusi namun pengungsi korban banjir menolaknya adalah tidak benar, bahkan cenderung hoaks.

“Saya menyampaikan ini bukan hanya sebagai bagian dari masyarakat sipil yang peduli, tetapi juga sebagai korban banjir di Bireuen yang melihat dan merasakan langsung situasi di lapangan,” sebut Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen, Murni M.Nasir, Selasa (17/3/2026).

Dikatakannya, pada aksi damai Koalisi Masyarakat Sipil, Senin, 16 Maret 2026, yang disampaikan oleh perwakilan pejabat Bireuen, bukanlah solusi konkret, melainkan penjelasan panjang tentang mekanisme pendataan.

“Bahkan diakui sendiri bahwa data dari desa kemungkinan belum mutakhir dan akan diperbarui. Pertanyaannya sederhana: sudah empat bulan berlalu, mana pembaruan data itu?” katanya, mempertanyakan terkait data korban banjir.

Murni mengubgkapkan, di tengah terik matahari, masyarakat datang bukan untuk mendengar klarifikasi administratif, tetapi untuk mendapatkan kepastian solusi.

Ketika diminta perwakilan masuk ke ruangan ber-AC, banyak pengungsi menolak, bukan karena tidak kooperatif, tetapi karena mereka ingin transparansi, ingin semua mendengar bersama, bukan hanya segelintir orang.

Koordinator GeRAK Bireuen, Murni M. Nasir. (Foto: Dok.Pribadi)

Narasi bahwa Bupati Bireuen telah memberikan solusi juga tidak sesuai dengan kenyataan yang disampaikan langsung oleh para pengungsi.

Dalam pertemuan di tenda, tidak ada kejelasan ketika korban menanyakan hal paling mendasar, apakah mereka akan mendapatkan huntap atau huntara? Bahkan sebagian hanya dipindahkan dari tenda ke bangunan lain dengan alasan “lebih nyaman, tanpa kepastian masa depan.

Artinya, yang terjadi bukanlah solusi menyeluruh, melainkan penanganan sementara yang terbatas pada mereka yang terlihat, bukan untuk seluruh korban banjir di Bireuen.

“Jika kemudian dikatakan pengungsi sempat menyetujui lalu menolak, itu juga perlu diluruskan. Mereka tidak berubah-ubah tanpa alasan. Mereka berdiskusi, berpikir, dan mengambil sikap secara lebih bijaksana dan kolektif,” terangnya.

Mereka sadar bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk segelintir orang yang bertahan di tenda kantor bupati, tetapi untuk seluruh korban banjir di Bireuen.

Dalam kondisi sulit, pengungsi justru menunjukkan empati dan cara berpikir yang luas, memperjuangkan kepentingan bersama, bukan kelompok.

“Jika masyarakat yang sedang menderita saja mampu berpikir sejauh itu, lalu mengapa pemerintah justru terkesan melihat persoalan ini secara sempit?” pungkasnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...