KABAR BIREUEN – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen menggelar latihan gabungan antar unit Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SMP dan SMA selama 3 hari, mulai 15 – 17 September 2019.

Latihan gabungan tersebut dibuka oleh Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, Minggu (15/9/2019) malam di Markas PMI setempat, Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Edi Obama, sapaan akrab Edi Saputra, yang didampingi Sekretaris dan sejumlah pengurus PMI Bireuen, pada kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa latihan gabungan antar unit PMR di Kabupaten Bireuen tahun 2019 merupakan angkatan ketiga.

Menurutnya, peserta latihan ini akan diseleksi untuk mengikuti Jumbara (Jumpa Bakti Gembira) dan Temu Karya PMR pada November mendatang.

“Saya harapkan bagi peserta yang lulus seleksi mengikuti Jumbara dan Temu Karya nanti jangan berbesar hati. Dan yang tidak terpilih jangan berkecil hati. Terus mengabdi demi kemanusiaan sesuai 7 prinsip dasar palang merah dan bulan sabit Internasional,” katanya.

Edi Obama juga menyemangati peserta latihan ini.

“Setelah latihan nanti, adek-adek kembali ke sekolah untuk lebih aktif lagi mengabdi. Meskipun kita tidak digaji, relawan kemanusiaan harus ikhlas bekerja,” pinta Edi Obama menyemangati.

Kemudian, bagi sekolah yang belum membentuk unit PMR diminta segera menyurati PMI Bireuen untuk mendaftar agar mendapat legalitas.

Latihan yang mengusung tema “Pengabdian Sejak Dini untuk Generasi Berkemanusiaan di Masa Depan” diikuti 59 peserta dari 4 sekolah, SMAN 1 Bireuen, SMAN 2 Bireuen, SMAN 3 Bireuen dan SMPN 1 Bireuen.

Selain itu, latihan gabungan ini dibiayai sepenuhnya oleh PMI Bireuen. Sedangkan instruktur berasal dari relawan PMI yang telah mengikuti diklat tingkat nasional, berjumlah 15 orang. (Rizanur)

BAGIKAN