Selasa, 13 Januari 2026

Jembatan Terputus, Gampong Rancong Terisolasi dan Aktivitas Ekonomi Warga Nyaris Lumpuh

KABAR BIREUEN, Kuta Blang — Sejak jembatan rangka baja penghubung Gampong Rancong, Kecamatan Kuta Blang, dengan Gampong Samuti Aman, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, putus diterjang banjir, kehidupan ratusan warga di sana berubah drastis. Hingga Kamis (25/12/2025), jembatan tersebut belum juga diperbaiki, membuat masyarakat seakan terisolasi dari pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Setiap hari, warga Rancong harus menghadapi kenyataan pahit. Akses utama menuju Pasar Geurugok terputus, sehingga hasil pertanian dan ternak yang menjadi tumpuan hidup sulit dipasarkan. Anak-anak pun harus menempuh jalur lebih jauh dan berisiko hanya untuk bersekolah.

Keuchik Rancong, Junaidi, mengatakan kondisi ini sangat memberatkan warganya.Biasanya masyarakat membawa hasil pertanian dan ternak ke Pasar Geurugok.

“Sekarang semuanya terhambat. Aktivitas ekonomi nyaris lumpuh,” ujarnya.

BACA JUGA: Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Warga Alue Kuta Hanyut ke Laut dan Permukiman Berubah Jadi Kuala

Tak hanya jembatan yang rusak, abrasi juga semakin memperparah kondisi wilayah tersebut. Junaidi menyebut, abrasi telah menggerus sekitar 85 meter badan jalan hingga mendekati jembatan penghubung Kuta Blang–Gandapura.

“Di Gampong Ujong Blang, jalan sepanjang kurang lebih 700 meter kini sudah berubah menjadi saluran air,” kata Junaidi.

Padahal, jalan tersebut merupakan urat nadi kehidupan warga. Selain sebagai jalur utama mencari nafkah hingga ke Kuta Blang dan Lhokseumawe, akses itu juga digunakan anak-anak pergi ke sekolah setiap hari.

BACA JUGA: Akibat Banjir Bandang, Sejumlah Fasilitas Kampus UMMAH Bireuen Rusak

Kini, satu-satunya akses menuju Gampong Rancong hanya bisa dilalui melalui jalur Bugak, Kecamatan Jangka, dengan jarak yang jauh dan kondisi jalan yang tidak bersahabat.

“Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan. Jalan dan jembatan ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat kami,” ujar Junaidi penuh harap.

Gampong Rancong dihuni sekitar 615 jiwa atau 180 kepala keluarga yang tersebar di tiga dusun, yakni Dusun Geulumpang, Karieng, dan Kutahoem. Selama akses belum pulih, ratusan warga harus bertahan di tengah keterbatasan, menunggu perhatian nyata dari pemerintah. (Suryadi) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...