Selasa, 9 Juni 2026

Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Warga Alue Kuta Hanyut ke Laut dan Permukiman Berubah Jadi Kuala

KABAR BIREUEN, Jangka – Banjir besar yang melanda Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga dan areal tambak. Sedikitnya 40 unit rumah dilaporkan hilang setelah terseret arus banjir hingga terbawa ke laut, meninggalkan kawasan hunian yang kini berubah menjadi kuala.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Dusun Pasi Alue Kuta dan Dusun Beurawang, dua wilayah yang menjadi titik terparah terdampak bencana. Selain rumah yang hilang, sekitar 35 unit rumah lainnya mengalami kerusakan berat dan tidak lagi layak dihuni.

BACA JUGA: Gelar Aksi Damai, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bireuen Desak Pemerintah Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional

Keuchik Gampong Alue Kuta, Habibullah, kepada wartawan, Selasa (23/12/2025), mengatakan, rumah-rumah yang hilang terdiri dari bangunan permanen dan semi permanen. Bahkan, lokasi bekas permukiman warga kini sudah menjadi alur air yang langsung terhubung ke laut.

Seorang warga Gampong Alue Kuta sedang memasak di antara puing-puing rumah yang ambruk dihantam banjir. (Foto: Dok. Keuchik Alue Kuta)

“Rumah-rumah warga itu habis terseret banjir. Sekarang tempatnya sudah berubah menjadi kuala,” ujar Habibullah.

Menurut dia, di Dusun Beurawang saat ini hanya tersisa 14 unit rumah. Namun, seluruhnya dalam kondisi tidak layak huni. Setiap kali air laut pasang, air kembali masuk ke dalam rumah warga dan membahayakan keselamatan penghuni.

BACA JUGA: 12.752 Rumah di Bireuen Hilang dan Rusak Akibat Banjir

Akibat bencana tersebut, sebagian besar warga terpaksa mengungsi di meunasah dan tenda-tenda darurat. Sementara itu, sejumlah warga yang nekat kembali ke rumah, masih sangat bergantung pada dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Sebagian warga bertahan di pengungsian. Ada juga yang kembali ke rumah, tetapi kebutuhan makan masih bergantung dari dapur umum,” jelasnya.

Permukiman penduduk yang telah menjadi kuala. (Foto: Dok. Keuchik Alue Kuta)

Tak hanya merusak permukiman, banjir juga melumpuhkan mata pencaharian masyarakat. Sejumlah nelayan kehilangan perahu yang terseret arus, sedangkan para petambak mengalami kerugian besar karena tambak rusak dan tertimbun lumpur.

BACA JUGA: Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

Habibullah berharap, pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera memberikan perhatian serius, baik untuk penanganan darurat, pemulihan ekonomi warga, maupun rencana relokasi permukiman. Menurutnya, kawasan yang terdampak banjir tersebut sudah tidak memungkinkan lagi untuk dihuni secara aman.

“Kami sangat berharap ada solusi jangka panjang, terutama relokasi warga, karena kondisi saat ini sudah sangat membahayakan,” demikian diharapkan Keuchik Habibullah. (Suryadi) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Hadapi Tantangan Kampus, Dekan Fakultas Teknik Umuslim Ajak Sivitas Akademika Tingkatkan Kualitas Diri

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, Dr. Muhammad Yanis, S.T., M.T., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan berbagai tantangan...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...

KABAR POPULER

Abu Dahlan Sarankan Pemkab Bireuen Selesaikan Pembangunan Gedung DPRK 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Mantan anggota DPRK Bireuen Fraksi Partai Aceh, Dahlan ZA, menyarankan Bupati Bireuen mengalokasikan anggaran yang maksimal untuk merampungkan pembangunan gedung...

Antusiasme Tinggi, Seleksi Pemain PSSB Bireuen U-13 Dibanjiri Peserta dari Tiga Daerah

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Antusiasme tinggi masyarakat terhadap kebangkitan PSSB Bireuen kembali terlihat. Hari pertama seleksi pemain PSSB Bireuen U-13 yang dipusatkan di...

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana SPP Eks PNPM Kecamatan Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) diminta dapat menuntaskan perkara dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) eks Program Nasional...

Fikom Umuslim Yudisium 70 Lulusan, Dekan Ingatkan Pentingnya Etika di Era Digital

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, meyudisium 70 lulusan Program Studi Informatika jenjang sarjana (S1) Tahun Akademik...

NasDem Peduli Pendidikan, Yah Fud Salurkan Bantuan ke MIN 23 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Samalanga — Wakil Ketua I DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah...