Insiden Pemukulan Terhadap Adli Berakhir Damai

KABAR BIREUEN – Insiden pemukulan terhadap Adli, SE (Kepala Seksi Hubungan Antar Lembaga di Badan Kesbangpol Bireuen) yang diduga dilakukan ajudan Sekda Bireuen berinisial BT, telah diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak sepakat, persoalan itu tidak dilaporkan kepada pihak berwajib.

Sekda Bireuen, Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si, menyampaikan hal itu saat ditanyai wartawan terkait penanganan kejadian menghebohkan tersebut di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Rabu (19/5/2021) siang.

Dikatakan Ibrahim, perdamaian secara kekeluargaan tersebut dimediasi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bireuen, Mawardi, S.STP., M.Si. Masing-masing pihak didampingi atasan masing-masing. Selain itu, Adli selaku pihak korban juga ikut didampingi istrinya, Kemala Sari.

Menurut Sekda Ibrahim, pihaknya berinisiaitif memediasi perdamaian antara kedua belah pihak, karena mereka sama-sama Aparatur Sipil Negara (ASN). Kejadiannya juga masih dalam jam kerja. Itu termasuk pelanggaran disiplin ASN.

“Kedua mereka sama-sama ASN yang berada di bawah pengawasan Sekda. Karenanya, persoalan itu kita selesaikan secara intern dan kekeluargaan. Sekarang sudah selesai dan tidak ada masalah lagi,” sebut Ibrahim.

Ketika disinggung tentang tindakan ajudannya tersebut yang terkesan arogan, menurut Ibrahim, itu tergantung dari pihak mana kita menilainya. Meski begitu, dia menyatakan, dirinya juga tidak membenarkan tindakan kekerasan tersebut, dengan alasan apa pun.

“Tentu itu ada sebab akibatnya. Tapi, itu tidak perlu kita ungkit-ungkit lagi. Kedua belah pihak juga sama-sama ada kesalahannya. Yang penting sekarang, mereka sudah saling memaafkan dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” jelas Ibrahim.

Sementara Adli dalam keterangannya kepada wartawan beberapa saat kemudian, membenarkan, dirinya telah menandatangani surat perdamaian dengan BT. Alasannya, karena berbagai pertimbangan. Salah satunya, atas permintaan istrinya, Kemala Sari. Dia  menginginkan persoalan ini diselesaikan dengan jalan damai secara kekeluargaan.

Kalau secara pribadi, dia mengaku, lebih memilih penanganannya secara proses hukum. Tujuannya, agar bisa menjadi pelajaran bagi pelaku dan tidak lagi berlaku arogan begitu, selaku abdi negara.

Namun, menurut Adli, dia merasa tidak ada keadilan dalam perdamaian tersebut. Lebih merugikan dirinya selaku pihak korban. Ada poin penting yang tidak dimasukkan ke dalam kesepakatan damai itu.

Misalnya, kata dia, biaya sayam kepadanya selaku korban, tidak disebutkan dalam perjanjian damai tersebut. Sedangkan poin lainnya yang lebih menguntungkan pelaku, dicantumkan secara mendetail.

“Nanti akan saya pertanyakan lagi tentang sayam itu kepada Pak Mawardi dan Pak Zaldi, biar jelas. Jangan seenaknya setelah memukul orang, berdamai begitu saja. Tanpa ada konsekwensinya. Kalau boleh seperti itu, saya juga bisa main pukul orang begitu saja. Setelah itu berdamai,” tegas Adli yang mengaku kecewa atas ketidakadilan tersebut.

ADLI, SE

Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun Kabar Bireuen, insiden pemukulan terhadap Adli terjadi di ruang tunggu Asisten II Setdakab Bireuen pada Selasa (18/5/2021) sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, Adli hendak menemui Sekda Ibrahim yang sementara waktu berkantor di ruang Asisten II, karena ruang kerjanya sedang direnovasi.

Dia diminta oleh atasannya, Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, Zaldi AP, S.Sos, untuk menghadap Sekda Ibrahim. Masalahnya, sehari sebelumnya Adli pernah menayangkan video siaran langsung di Facebook yang memperlihatkan sejumlah ASN sedang berada di Kantin Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen tanpa memakai masker.

Atas perintah tersebut, Adli langsung menuju ruang Asisten II untuk menemui Sekda Ibrahim. Kabarnya saat berada di ruang tunggu, BT (ajudan Sekda) sudah meminta Adli menunggu dulu sebentar, karena Sekda sedang rapat.

Namun, Adli tidak sabar dan langsung membuka pintu untuk bertemu Sekda. Begitu dijenguk ke dalam, benar saja Sekda sedang rapat dengan sejumlah pejabat. Di antaranya, Kepala Badan Kesbangpol, Zaldi AP, S.Sos dan Kepala BKPSDM, Mawardi, S.STP., M.Si. Dia pun tak jadi masuk dan balik arah hendak keluar.

Tiba-tiba, BT melemparkan sesuatu benda ringan (ada yang bilang potongan kue dan ada juga yang menyebutkan kertas) ke arah tubuh Adli. Sebab, dia diduga kesal karena tadi Adli tidak mengindahkannya saat dibilang Sekda sedang rapat.

Tak terima perlakuan tersebut, Adli menghampiri BT. Dia juga maju, sehingga mereka saling berhadap-hadapan. Lalu, Adli memegang kerah baju BT.

BT pun beraksi dan diduga langsung meninju bagian kening kiri Adli. Sedangkan Adli tidak membalasnya. Akibat pukulan tersebut, sekitar mata kiri Adli benjol dan memerah.

Mendengar kegaduhan di luar, Zaldi AP dan Mawardi yang tadi berada di dalam bersama Sekda, langsung keluar dan melerai perkelahian tersebut. Sehingga, insiden memalukan itu tidak berlanjut. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya Kini Ditangani Polda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Aceh menangani laporan dugaan tindak pidana khalwat yang melibatkan oknum Ketua DPRK Nagan...

RSUD dr Fauziah Bireuen Sudah Layani 154 Kasus Bedah Digestif Gunakan Endoskopi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Salah satu layanan unggulan pada RSUD dr Fauziah Bireuen adalah bedah digestif. Sejak dibuka, sudah menangani 154 kasus menggunakan operasi...

Wakapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Ridha Jeumpa, Ajak Jamaah Sinergi Bersama Polisi Berantas...

0
KABAR BIREUEN,Jeumpa – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., diwakili Wakapolres Kompol Mujibussalim, S.E., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergitas bersama...

Khanduri Blang di Gampong Paya Seupat, Kadistanbun Bireuen Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua...

0
KABAR BIREUEN,Gandapura– Khanduri Blang (kenduri turun sawah) di Gampong Paya Seupat, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (31/10/2026) berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme...

Kurang dari Delapan Jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, Empat Terduga Pelaku...

0
KABAR BIREUEN, ‎Tapaktuan – Dalam waktu kurang dari delapan jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Mahdian Siregar, berhasil mengamankan empat...

KABAR POPULER

IPA PDAM Krueng Peusangan Bermasalah, Layanan Distribusi Air untuk Pelanggan di Tujuh Kecamatan Terganggu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan dilaporkan bermasalah sejak Kamis siang, 29 Oktober 2026....

Gantikan Wendy Yuhfrizal, Kajari Bireuen Lantik Al Muhajir sebagai Kasi Intel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir,S.H,M.H sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen Kamis,...

Jaga Kelestarian Alam Lewat Program Green Policing, Kapolres Bireuen Tanam Pohon di Jangka

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Polres Bireuen melaksanakan program Green Policing dengan menanam sejumlah pohon di halaman Masjid Jamik Lamkuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Kurang dari Delapan Jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, Empat Terduga Pelaku...

0
KABAR BIREUEN, ‎Tapaktuan – Dalam waktu kurang dari delapan jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Mahdian Siregar, berhasil mengamankan empat...

RSUD dr Fauziah Bireuen Sudah Layani 154 Kasus Bedah Digestif Gunakan Endoskopi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Salah satu layanan unggulan pada RSUD dr Fauziah Bireuen adalah bedah digestif. Sejak dibuka, sudah menangani 154 kasus menggunakan operasi...