Rabu, 17 Juni 2026

Hujan Deras, Gerhana Bulan Total Tak Terlihat di Aceh

KABAR BIREUEN – Gerhana bulan total tidak terlihat di Aceh akibat hujan deras mengguyur Serambi Mekkah, Rabu, 26 Mei 2021.

Hasil tersebut diperoleh berdasarkan amatan Kemenag Aceh di sejumlah titik, seperti Kanwil Kemenag Aceh, Bener Meriah, Langsa dan Lhokseumawe.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg, mengatakan, jika cuaca tidak mendung, maka gerhana bulan parsial sekitar 84 persen dapat diamati di seluruh wilayah Aceh.

“Karena cuaca mendung, tidak terlihat dengan jelas. Di daerah yang bercuaca cerah, terlihat dengan jelas,” kata Iqbal, Kamis (27/5/2021).

Menurut Iqbal, setelah pengamatan gerhana, pihaknya juga melaksanakan salat khusuf berjamaah di Aula Kanwil Kemenag Aceh. Selain itu, Kanwil Kemenag Aceh juga telah menerbitkan edaran menyangkut pelaksanaan salat khusuf di tempat masing-masing, dengan menerapkan protokol kesehatan.

BACA JUGA: Besok Gerhana Bulan Total, Masyarakat Aceh Diimbau Salat Khusuf

“Ini tidak sekedar fenomena alam, tapi ini bukti kebesaran Allah SWT. Karena ini bentuk syukur kita kepada Allah, maka kita mengimbau untuk salat khusuf di tempat masing-masing, dengan tatacara yang sudah dijelaskan terlebih dahulu,” jelasnya.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemeng Aceh, Alfirdaus Putra, mengatakan, fenomena gerhana bulan total kali ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.

Hanya saja, kata Firdaus, untuk wilayah Aceh, jika cuaca tidak mendung, gerhana hanya terlihat parsial. Tidak berbentuk gerhana bulan total, seperti daerah lainnya di Indonesia.

“Gerhana kali ini, sebenarnya gerhana bulan total. Tapi, untuk Aceh itu gerhana bulan parsial, karena ketika matahari terbenam atau bulan terbit, posisi gerhana bulan total sudah selesai di daerah Riau. Berarti kita cuma parsial, posisi parsial kita lumayan tinggi sampai 84 persen,” urai Firdaus.

BACA JUGA: Amati Gerhana Bulan Total, Falakiyah Kemenag Aceh akan Gunakan Lima Teleskop Astronomi

Menurut Firdaus, dalam posisi 84 persen bulan akan ditutupi bayangan matahari, sehingga bulan yang seharusnya purnama itu, hanya akan terlihat sabit pada pukul 18.50 WIB. Dengan catatan suasana tidak mendung, kita bisa melihatnya sampai satu jam dua menit.

Berdasarkan hitungan falakiyah, gerhana bulan terjadi sejak pukul 15.47 WIB yang diawali dengan gerhana bulan penumbra. Kemudian, awal gerhana total akan terjadi pada pukul 18.11 WIB. Puncaknya pada pukul 18.18 WIB, dan berakhir pada pukul 18.25 WIB. Selanjutnya, akhir penumbra terjadi pada pukul 20.39 WIB. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026,...

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

KABAR POPULER

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...