Selasa, 26 Mei 2026

Harga Kedelai Melonjak, Perajin Tempe di Aceh Tetap Bertahan

KABAR BIREUEN – Harga kacang kedelai saat ini melonjak. Kenaikan harga tersebut dimulai sejak masa Covid-19 hingga puncaknya Desember 2020 lalu.

Dampaknya, sejumlah perajin tempe di Banda Aceh kelabakan. Namun, mereka tetap berproduksi karena permintaan tempe masih stabil.

Seorang perajin tempe, Junaidi, mengemukakan, harga kedelai mengalami peningkatan sejak Desember 2020 lalu. Kalau sebelumnya seharga Rp6.000 – Rp7.000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp9.600 per kilogram.

“Kenaikan kedelai luar biasa. Barangnya pun susah didapat. Namun, kami tetap berproduksi. Sebab, permintaan tempe stabil bahkan naik, karena ada perajin tempe yang mengurangi produksinya,” ungkap Junaidi yang ditemui di tempat usahanya di Garot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (4/1/2021).

Supaya tetap mendapatkan keuntungan tanpa harus menaikkan harga, dia berusaha menyiasatinya. Caranya, mengurangi berat tempe dalam kemasan. Jika sebelumnya per kemasan beratnya 400 gram, kini dikurangi menjadi 350 gram. Pemasarannya di seputar wilayah Banda Aceh.

“Kalau dinaikkan harga, kita khawatirkan tidak laku. Rata-rata produksi tempe per hari membutuhkan 450 kilogram kedelai. Untuk pasokan kedelai dari Medan dengan harga saat ini, sudah menyentuh Rp9.900 per kilogram,” ujar perajin tempe dengan brand a-zaki ini.

Menurut Junaidi, dia ingin menggunakan kedelai lokal, sehingga bisa berdampak ekonomi pada petani kedelai lokal. Dengan begitu, tidak bergantung terus pada kedelai impor.

Hal yang sama juga dikeluhkan perajin tempe lain yang masih berada di wilayah Garot, Isoh. Dia juga mengaku pusing dengan melonjaknya harga kedelai, karena bingung dalam menentukan harga jual.

“Iya, bingung sekarang. Kalau kita naikkan harga, takutnya tidak laku. Kami tetap berproduksi dengan untung semakin tipis, asal bisa bertahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Isoh yang didampingi putrinya, Gingin.

Menurut perajin tempe yang memakai merek Gurih ini, kedelai dibelinya di Pasar Lambaro sebanyak tiga goni atau seberat 900 kilogram per hari. Pemasarannya juga di seputar wilayah Banda Aceh.

Baik Junaidi maupun Isoh dan juga perajin tempe yang lain, berharap, harga kedelai bisa kembali turun dan stabil. Sehingga, produksi tempe bisa kembali meningkat seperti semula. Begitu juga pekerja yang dirumahkan, bisa kembali bekerja.

 

Wira

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Bireuen Serahkan Santunan dan Sembako untuk Difabel Jelang Idul Adha

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menyerahkan santunan dan bantuan sembako kepada kaum difabel, Senin, (25/5/2026) di Pendopo setempat. Bantuan yang diserahkan berupa...

UNIKI Siapkan Ujian CAT untuk 1.457 Calon Mahasiswa Baru, Seleksi Digelar Awal Juni

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia atau UNIKI mematangkan persiapan pelaksanaan ujian berbasis Computer Assisted Test...

Terkendala Naik Jenjang Jabatan, APRI Aceh Dorong Pelaksanaan Ukom bagi Penghulu

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Menyahuti aspirasi penghulu yang tertahan kenaikan jenjang jabatan, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh melalukan audiensi...

Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas

0
KABAR BIREUEN, Peudada — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Fraksi PKB DPRK...

APH Dikabarkan Mulai Usut Dugaan Penyimpangan Dana SPP PNPM Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) dikabarkan mulai mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan...

KABAR POPULER

Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muadzin Masjid Dinaikkan, Keuchik Tami dan Tgk Ismayadi Apresiasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Anggota DPRK Bireuen dari Partai Nanggroe Aceh (PNA) dan Partai Adil Sejahtera (PAS) mengapresiasi kebijakan Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis ST,...

APH Dikabarkan Mulai Usut Dugaan Penyimpangan Dana SPP PNPM Jangka

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Aparat Penegak Hukum (APH) dikabarkan mulai mengusut dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Simpan Pinjam Kelompok Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan...

Ketua PMI Bireuen Apresiasi Bupati Mukhlis Naikkan Honor Imum Syiek, Bilal, dan Muadzin Masjid

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., mengapresiasi kebijakan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang menaikkan honorarium imum...

Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas

0
KABAR BIREUEN, Peudada — Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), bersama Fraksi PKB DPRK...

Ini Juara Delapan Cabang Lomba FLS3N SMP Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Kabupaten Bireuen Tahun 2026, telah berakhir. Kegiatan yang...