GPI Bireuen Gelar Talkshow Bertemakan Melahirkan Semangat Sultan Muhammad Al-Fatih Muda di Aceh

KABAR BIREUEN-Gerakan Pemuda Islam (GPI) Bireuen mengelar talkshow kedua kalinya dengan tema “Melahirkan Semangat Sultan Muhammad Al-Fatih Muda di Aceh” yang berlangsung secara virtual melalui zoom meeting, Jumat (23/4/2021).

Talkshow yang di gagas oleh Pimpinan Daerah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Bireuen di sampaikan oleh Ustadz Rizki Dasilva, S. Pd. I., MA dan dimoderatori  Amsal berlangsung khitmad selama dua jam lebih.

Ketua Panitia pelaksana Mohd, Rival Firdaus didampingi Sekretaris panitia Sabri Ichsan mengatakan, kegiatan ini di ikuti 69 orang peserta yang tergabung dalam group webinar mulai dari para pelajar, pemuda dan mahasiswa serta masyarakat melalui pendaftaran yang dilakukan pihaknya selama ini.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar, dengan pembicara ustad Rizki Juli yang baru-baru ini baru saja pulang dari Turkey dan GPI segera menyambut kepulangannya dengan menghadirkan beliau sebagai pembicara yang paham betul tantang kondisi Turkey dan Peradabannya,” sebut Rival.

Sekilas di acara Talkshow itu, ustad Rizki bercerita banyak hal tentang perjalannya ke Turkey yang menyisakan banyak pelajaran berharga.

“Saya berkesempatan mengelilingi negara ini. Setiap moment saya nikmati dengan rentetan sejarah beradaban Islam yang megah nan menajubkan.

Ada banyak impian yang mungkin pada masanya di anggap irasional tapi rasional dan terjadi atas kehendak-kehendak Allah yang masa kuasa,” ungkapny.

Melihat benteng yang dibuat oleh kekuasaan Bizantyum Romawi, benteng yang berlapis, bahkan lapisan pertama ada parit yang dalamnya 10 meter, benteng yang sangat kuat pada masanya.

Mustahil Alfatih mampu menaklukkan kostantinopel. Apalagi di bagian selatan kostantinopel yang lain ada rantai-rantai besi raksasa yang dipasukan oleh pasukan Bizantium yang sulit dilewati oleh kapal-kapal pasukan kaum muslim Alfatih.

Sebelah barat serangan-serangan meriam besar pasukan alfatih hanya bisa di tembak 3 jam sekali.

Karena kondisi meriam sangat panas. Bila terus menerus di tembak maka meriam tersebut kemungkinan bisa pecah.

Menariknya pasukan Romawi ini setelah ditembak dengan meriam mereka mengecor kembali benteng-bentengnya.

“Selama 54 hari pasukan Alfatih berperang 825 tahun menunggu setelah masa rasulullah. Perang yang sangat lama dan melelahkan, menantian yang sungguh panjang tidak membuat pemimpin pasukan Utsmani Muhammad Sultan Alfatih beserta pasukannya mundur,” jelasnya.

Pada 21 Mei 1453, Pasukan Utsmani ini membangun strategi yang sangat cerdas, yang sangat tidak mungkin atau irasional tapi sukses.

Alfatih mengarahkan kapal perangnya agar diseret melalui bukit galata menuju ke tanduk emas (golden Horn). Sehingga, serangan dilakukan dari laut agar bisa menuju ke sisi benteng yang bisa mudah dijebol oleh pasukannya.

Sang sultanpun memutuskan untuk beristirahat dan berpuasa sebelum serangan dilakukan. Muhammad sultan alfatih berpidato dihadapan ratusan ribu pasukannya sebelum melakukan penyerangan

Tepat pukul 01.00 dini hari, Selasa, 20 Jumadil Awwal 857 H./ 29 Mei 1453 M, Sultan Al-Fatih memberi pidato kepada tentara Islam,“Jika penaklukan kota Konstantinopel sukses, maka sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah menjadi kenyataan, dan salah satu dari mukjizatnya telah terbukti. Maka kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadits tersebut, yaitu berupa kemuliaan dan penghargaan.

Oleh karena itu, sampaikanlah pada para pasukan satu persatu, bahwa kemenangan besar yang akan kita capai ini, akan menambah ketinggian dan kemuliaan Islam.

Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu di depan matanya dan jangan sampai ada di antara mereka melanggar syariat yang mulia ini.

Hendaknya mereka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan dan gereja-gereja. Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran”.

“Subhanallah Kostantinopel pun jatuh ke tangan kaum muslimin yanh di pimpin oleh Muhammad sultan alfatih, pasukan terbaik ini yang disebut oleh rasul,” kisahnya.

Setelah merenungi kisah ini. Ada kesimpulan yang sangat menarik dan menjadi pelajaran penting dari sultan alfatih buat generasi muda saat ini. Yaitu “They believe in something that can’t be seen by eyes”.

Iya! mereka percaya dan yakin sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata. Kita sering menganggap tidak mungkin dan kita anggap mustahil bila impian itu tidak terlihat oleh mata. Tapi sungguh dengan keyakinan yang kuat impian itu akan terwujud.

“Alfatih muda di umur 21 mampu mewujudkan impian apa yang di sebut oleh rasulullah selama 825 tahun menunggu,” katanya.

“Sahabat muda, ini pelajaran berharga, ini bukan kisah dongeng, ini kenyataan. Jangan menunggu, jangan pesimis, jangan mengeluh,” ujarny.

Jadilah diri kita bagian dari para pejuang Islam yang meimpikan Islam kembali berjaya. Syariat Allah akan kembali tegak.

Sejatinya tidak ada yang namanya ketidakpercayaan kepada kebenaran Allah dan Rasul termasuk janji-janjinya.

“Bahwa Islam akan kembali bersinar di berbagai belahan bumi. Pastikan kamu punya peran di dalamnya!,’ pungkasnya. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Bireuen Dikukuhkan sebagai Wakil Koordinator FKKA, Siap Perkuat Sinergi Pembangunan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., resmi dipercaya sebagai Wakil Koordinator Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Se-Aceh (FKKA) periode 2025–2030. Posisi...

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh – PT Bank Aceh Syariah dan PT TASPEN (Persero) memperkuat kerja sama dalam pengelolaan dan pengembangan layanan dana pensiun bagi...

Hasil Monev Semester I, KUA Peusangan Selatan Raih Nilai Tertinggi di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - KUA Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen terpilih dengan nilai terbaik pertama hasil monitoring dan evaluasi (monev) semester I 2026 dengan nilai...

Drama Laksamana Keumalahayati MTsN 10 Bireuen Hipnotis Warga Makmur

0
KABAR BIREUEN,Makmur - Penampilan drama Laksamana Keumalahayati dari MTsN 10 Bireuen pada malam kesenian memperingati HUT RI ke-81 di halaman kantor camat membuat penonton...

Polres Bireuen Sukses Amankan Pawai Karnaval HUT ke-81 RI di Pusat Kota Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Polres Bireuen bersinergi dengan instansi terkait sukseskan jalannya pawai karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung...

KABAR POPULER

Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya, Ini Juara Karnaval HUT ke-81 RI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Pemerintah Kabupaten Bireuen (Pemkab) melalui Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen mengelar Malam Apresiasi Festival Pawai Budaya dalam rangka menyemarakan...

Bupati Bireuen Bubarkan Paskibraka 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menggelar malam resepsi dan pembubaran Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bireuen 2026 dalam rangka Hari Ulang...

Drama Laksamana Keumalahayati MTsN 10 Bireuen Hipnotis Warga Makmur

0
KABAR BIREUEN,Makmur - Penampilan drama Laksamana Keumalahayati dari MTsN 10 Bireuen pada malam kesenian memperingati HUT RI ke-81 di halaman kantor camat membuat penonton...

Dilepas Bupati Mukhlis, Pawai Budaya HUT ke-81 RI di Bireuen Meriah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen setempat menggelar Festival Pawai Budaya. Kegiatan dalam rangka memperingati Hari...

Rumah Warga Mata Ie Ludes Terbakar, Ketua PMI Bireuen Langsung Salurkan Bantuan Masa Panik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., turun langsung mengantarkan bantuan masa panik kepada warga...