Ganti Rugi Tanah Irigasi Mon Seuke Pulot Sebesar Rp27,17 Miliar

KABAR BIREUEN-Sekda Bireuen Ir Zulkifli Sp dan pejabat lainnya menyerahkan buku rekening secara simbolis kepada penerima yang tanahnya terkena proyek jaringan irigasi Mon Seuke Pulot, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.

Penyerahan ganti rugi tersebut berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen, Senin (30/12/2019).

Pemberian ganti kerugian pengadaan tanah secara non tunai dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pengairan Aceh sebesar Rp27,17 miliar itu untuk dana pembayaran ganti rugi 22,3 hektar pembebasan tanah.

Sekda Bireuen, Zulkifli menyebutkan, proses pembebasan tanah sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu hingga kini dapat dituntaskan.

“Harapan kita dengan dapat berfungsinya irigasi Mon Seuke Pulot di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng itu dapat mengairi sekitar 3.000 hektar sawah yang selama ini terkendala air,” jelas Sekda.

Dikatakannya, luas tanah  yang dibebaskan yaitu 22,37 hektar terdiri dari 498 bidang dengan luas bervariasi. Pembebasan tanah ini sudah digagas sejak lama untuk dapat mengairi sawah di Peusangan Siblah Krueng, Kutablang serta sebagian Kecamatan Makmur.

“Ganti rugi diserahkan kepada 448 orang. Selisih atau sisanya adalah tanah waqaf yang harus diganti dengan tanah di lokasi lain. Dari Rp27,17 miliar dari APBA itu Rp1,7 miliar untuk tanah waqaf,” rinci Sekda Zulkifli.

Pada kesempatan itu, Sekda berterima kasih kepada masyarakat yang telah merelakan tanahnya diganti rugi untuk kepentingan umum yaitu pembangunan jaringan irigasi.

“Jangan ada yang sudah terima ganti rugi akan ribut sesama keluarga. Pergunakan uang ganti rugi untuk hal produktif,” pesannya.

Sementara itu, Kadis Pengairan Aceh Mawardi mengungkapkan, proses penyelesaian ganti rugi sudah memasuki tahap akhir. Penerima ganti rugi dapat membawa pulang buku rekening. Tetapi ada yang sudah ditransfer dan ada yang masih dalam proses beberapa hari ke depan.

Mawardi mengatakan, dengan selesainya pembebasan tanah, akan dilanjutkan dengan pembangunan fisik.

“Dengan adanya irigasi ini ketersediaan air dapat dikelola dengan baik untuk pengairan sawah, target tuntas 2024,” harapnya

Penyerahan buku rekening kepada penerima ganti rugi tersebut dihadiri Kepala BPN Bireuen Muhammad Irdian, anggota DPRK Bireuen Munazir Nurdin, Kabid Pengadaan Tanah pada BPN Aceh Joko Suprapto dan pejabat terkait lainnya. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...

Kolaborasi Faperta UNIKI dengan Desa Kalasegi, Buka Peluang Ekonomi Baru Berbasis Wisata

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melalui Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta) mendorong pengembangan potensi wisata Desa Kalasegi, Aceh...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Lahirkan Kader Ulama Muda Berprestasi, PKU Tahun 2026 Berakhir Sukses

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang– Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2026 telah berakhir sukses dengan melahirkan kader ulama muda yang berprestasi. Kegiatan yang digelar Majelis Permusyawaratan...

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat ‎

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan wakaf produktif sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan...

KABAR POPULER

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Kunjungan Pasien RSUD dr Fauziah Bireuen Meningkat, Direktur: Semua Pasien Dilayani Sesuai Tingkat Kegawatdaruratan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen memastikan tidak ada pasien yang diabaikan atau ditelantarkan, meskipun saat ini sedang menghadapi peningkatan jumlah...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...