Selasa, 10 Februari 2026

Fatimah dan Dua Anaknya yang Sakit Puluhan Tahun Ditangani Dinkes Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Fatimah Yacob dan dua anaknya, warga Gampong Sampo Ajad, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen yang menderita sakit puluhan tahun, selama ini ditangani oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Jeunieb.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bireuen, dr Irwan A Gani kepada Kabar Bireuen, di ruang kerjanya, Selasa (16/9/2025).

“Pasien itu (Fatimah Yacob dan dua anaknya) selama ini terus dipantau oleh petugas Puskesmas Jeunieb. Setiap minggu ada keluarga yang ambil obat ke puskesmas,” ungkap Irwan.

Terhadap dua anak Fatimah yang mengalami gangguan mental, sebut Irwan, pihak Dinas Kesehatan pernah merujuk ke RSJ Banda Aceh dan sudah pernah sembuh, namun kambuh lagi.

BACA JUGA: Bupati Mukhlis Bantu Fatimah Yacob dan Dua Anaknya yang Sakit Puluhan Tahun

“Anaknya yang perempuan pernah diobati ke Banda Aceh dan sudah sembuh. Namun kambuh lagi, makanya harus ditempatkan di tempat khusus (pasung),” sebutnya.

Sementara anak laki-laki dari Fatimah yang mengalami gangguan mental dan susah berbicara, selama ini hanya diobati di puskesmas.

Anak perempuan dari Fatimah Yacob ditempatkan di tempat khusus (dipasung) di belakang rumahnya. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Jika pihak keluarga mengizinkan, kata Irwan, kedua anak Fatimah tersebut dirujuk ke Banda Aceh untuk ditangani di Rumah Sakit Jiwa.

“Tetapi harus ada persetujuan pihak keluarga, baru bisa kita rujuk. Kalau bersedia nanti pihak rumah sakit Banda Aceh yang jemput,” katanya.

Terkait masih adanya kasus pasung, menurut Irwan, ini menjadi perhatian khusus pihaknya untuk mewujudkan Kabupaten Bireuen bebas dari pasung.

“Kami terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat untuk mendukung mewujudkan Aceh bebas dari praktik pasung,” pungkasnya.

Sementara Keuchik Gampong Sampo Ajad, Muhammad, kepada Kabar Bireuen mengungkapkan alasan pihak keluarga tidak membawa dua anak Fatimah ke rumah sakit.

“Kalau dibawa ke rumah sakit tidak ada yang dampingi, karena satu keluarga sakit. Lagi pula tidak ada biaya untuk pendamping, meskipun biaya obat di rumah sakit gratis,” ungkap Keuchik Muhammad. (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pers Bukan Corong, Pemerintah Bukan Anti-Kritik

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen HARI Pers Nasional 9 Februari 2026 menjadi ruang refleksi bersama, bukan hanya bagi insan pers, tetapi...

Respons Permintaan Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen, DPRK Siap Turun ke Lokasi Pengungsi Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – DPRK Bireuen berencana meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan Gerakan...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Muslim Armas Jadi Pemateri Seminar Nasional di Umuslim

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menggelar Seminar Nasional bertema “Peran dan Kontribusi Kolaboratif Fakultas Kedokteran Universitas Almuslim Bireuen Aceh, Ikatan...

Dipicu Dugaan Tidak Transparansi Realisasi APBG, Enam Perangkat Gampong Cot Girek Mundur Serentak

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak enam perangkat Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kompak mengundurkan diri secara serentak. Pengunduran diri ini dipicu dugaan kurangnya...

740 Mahasiswa Umuslim Rampungkan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menjemput kembali 740 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XXVIII Tahap II Tahun Akademik 2025/2026...

KABAR POPULER

Dipicu Dugaan Tidak Transparansi Realisasi APBG, Enam Perangkat Gampong Cot Girek Mundur Serentak

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak enam perangkat Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kompak mengundurkan diri secara serentak. Pengunduran diri ini dipicu dugaan kurangnya...

Respons Permintaan Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen, DPRK Siap Turun ke Lokasi Pengungsi Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – DPRK Bireuen berencana meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan Gerakan...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Muslim Armas Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa...

0
KABAR Bireuen, Peudada— Ketua Umum Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir. H. Muslim Armas, secara langsung menyerahkan bantuan berupa baju sekolah kepada siswa-siswi korban...

740 Mahasiswa Umuslim Rampungkan KKM Pascabencana, Bantu Pemulihan 26 Gampong di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan menjemput kembali 740 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan XXVIII Tahap II Tahun Akademik 2025/2026...

Mengenal Perjalanan Amsal Alfian, Putra Bireuen Calon Ketua Umum PB PII

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Sosok Dr (C) Amsal Alfian, S.E., M.E., semakin mencuri perhatian menjelang Muktamar Pelajar Islam Indonesia (PII), yang akan digelar 10-15 Februari di...