Jumat, 1 Mei 2026

Drainase Jalan Dua Jalur Dibangun Sistem Tertutup, Permukiman Penduduk Terancam Banjir

KABAR BIREUEN – Keberadaan drainase sistem tertutup di kedua sisi badan Jalan Bireuen-Takengon yang sedang diperluas dan dibangun jalan dua jalur sepanjang 1,5 Km, perlu ditinjau ulang. Bila memungkinkan, diubah kembali ke drainase terbuka. Jangan hanya pertimbangan faktor keindahan semata.

Kalau tidak, saat musim penghujan, air tidak bisa mengalir dengan lancar ke drainase tertutup tersebut. Akibatnya, permukiman penduduk di sekitar jalan itu akan terkepung banjir.

Ferry, salah seorang warga Kota Juang kepada Kabar Bireuen, Minggu (4/7/2021), mengatakan, pelebaran dan pembangunan jalan tersebut memang sangat penting. Terutama, untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas yang semakin padat.

Namun, masyarakat sekitar lingkungan Jalan Bireuen-Takengon, khawatir terhadap saluran airnya yang dibangun dengan sistem tertutup.

“Ini perlu dipertimbangkan ditinjau kembali, untuk mencegah lingkungan kawasan jalan itu terancam banjir di musim penghujan,” saran Ferry.

Sebelumnya, drainase di kedua sisi jalan tersebut memakai sistem terbuka. Keberadaannya dapat dialiri air hujan dengan lancar, sebagai saluran pembuangan banjir di kawasan Jalan Bireuen-Takengon, termasuk komplek Mesjid Agung Sultan Jeumpa.

Sekarang, drainase terbuka itu sudah dibongkar dan dibangun baru dengan sistem tertutup. Posisinya juga agak tinggi dan disesuaikan dengan ketinggian jalan.

Drainase tertutup.

Permasalahannya, kalau hujan deras, bisa menyebabkan banjir. Sebab, genangan air hujan di kawasan perumahan penduduk dan juga Mesjid Agung Sultan Jeumpa, tidak bisa mengalir lagi dengan lancar ke drainase tertutup tersebut.

Menurut Ferry, biasanya volume banjir dari kawasan pegunungan Juli sangat tinggi. Konon lagi waduk Peuraden di sana sudah lama rusak dan tidak bisa lagi menampung curahan hujan.

Tentu saja, itu akan mendatangkan banjir besar ke kawasan Bireuen. Sebab, lumpur dan sampah yang dibawa air dari kawasan pegunungan akan menyumbat drainase tertutup.

Jika drainase tertutup tersumbat, jelas Ferry, tidak bisa dibersihkan oleh masyarakat sekitar. Beda dengan drainase terbuka, jika tersumbat, mudah dibersihkan.

“Karena itu, kami berharap agar drainase tertutup tersebut dapat diubah kembali menjadi drainase terbuka. Ini semata-mata untuk mencegah banjir yang bisa berdampak buruk terhadap lingkungan masyarakat sekitar,” harap Ferry. (H. AR Djuli)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI Dr Ir Hermanto MP mengapresiasi Anggota Komisi IV DPR...

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Tren kepemilikan emas menjadi salah satu alternatif masyarakat untuk berinvestasi dengan aman dan mudah dijangkau. Menjawab keinginan dan kebutuhan...

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

KABAR POPULER

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Sisa Uang Pengganti dari Terpidana Muslem Syamaun, Kajari Bireuen: Tunggu Jadwal Pelelangan KPKNL

0
KABAR BIREUEN,Bireuen- Terkait perkembangan Tindak Lanjut Uang Pengganti (UP) Terpidana Muslem Syamaun S.Sos dalam kasus penggelapan Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)...

Antisipasi Korban Berjatuhan, Jalan Rusak Leubu-Ulee Gle Makmur Mulai Diperbaiki

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Ruas jalan utama di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang selama ini dikenal rawan kecelakaan akibat kerusakan parah dan berlubang, akhirnya...