Selasa, 13 Januari 2026

Diskusi Panel di Matang Cot Paseh, Zulkifli: Keberadaan Karang Taruna di Tingkat Gampong Penting

KABAR BIREUEN– Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen Zulkifli,M.Kom dan Muhajir Juli dari unsur jurnalis  didaulat menjadi pemateri  diskusi panel kepemudaan yang digelar Karang Taruna Matang Utara, Gampong Matang Cot Paseh, Peusangan, Bireuen, Minggu (17/12/2017).

Diskusi  yang berlangsung di halaman meunasah setempat dihadiri oleh puluhan warga Gampong Matang Cot Paseh dan diikuti oleh perwakilan pemuda, unsur pimpinan gampong, pengurus karang taruna kabupaten dan kecamatan peusangan.

Dalam paparannya  Zulkifli, M.Kom menguraikan sejarah, fungsi dan tujuan  Karang Taruna di dalam masyarakat.  Menurut Zulkifli,M.Kom Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan “plat merah” di bawah binaan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Fungsi utama dari organisasi kepemudaan milik pemerintah ini adalah  sebagai lembaga sosial yang bersifat meningkatkan dan mengembangkan cipta, rasa, karsa dan karya generasi muda dalam rangka pemgembangan generasi muda di tingkat gampong,” sebut  Zulkifli.

Keberadaan karang taruna di tingkat gampong sangatlah penting,  sebagai bagian dan mitra  pemerintah gampong  sekaligus sarana pengembangan generasi muda dan wadah kaderisasi untuk melahirkan calon-calon pemimpin.

“Hari ini saya bangga sekali, karena Karang Taruna Matang Utara, Gampong Matang Cot Paseh, menyelenggarakan diskusi panel,  sebuah rintisan yang sangat bagus bagi karang taruna, Ini kemajuan yang luar biasa, saya berikan apresiasi,” ujar Zulkifli bangga.

Sedangkan pembicara kedua Muhajir Juli membahas materi tentang pemuda sebagai pemimpin, dia menjelaskan, sebagai katalisator, karang taruna memiliki ragam fungsi dan peran.

Keberadaan pemuda dalam pembangunan, sebutnya, merupakan keniscayaan, pun demikian, agar mampu bersaing, pengurus Karang Taruna Matang Utara harus memperkuat manajemen kepemimpinan di tingkat basis.

“Karang Taruna adalah Lembaga sosial yang memiliki ragam manfaat. Sebut saja sebagai tempat belajar, sebagai tempat berkarya, memperluas jejaring dan lainnya. Tetapi yang paling utama adalah kedisiplinannya,” jelas muhajir.

Karena itu, supaya bisa terkoneksi dengan dunia luar yang bergerak cepat, pengurus lembaga ini haruslah mampu mendisiplinkan diri dan meningkatkan manajemen.

Ketua Karang Taruna Matang Utara, Mursal, S.Pd, dalam laporannya mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman keorganisasian karang taruna kepada pengurus dan masyarakat gampong, tujuannya agar lembaga tersebut memiliki dasar pijakan, dalam beraktivitas. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...