KABAR BIREUEN – Akibat digerus banjir luapan Krueng Leubu  sepanjang 10 meter , adan jalan Leubu – Ulee Gle km 3 di depan Dayah Sirajul Mudi Al-Aziziyah Desa Tringgadeng, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen amblas sekira pukul 02.00 WIB, Minggu ( 10/5/2020) .

Derasnya terjangan air yang menyusuri saluran irigasi Tringgadeng mengakibatkan turap badan jalan patah dan terhempas ke saluran, sehingga gerusan air tersebut merusak badan jalan sepanjang 10 meter.

Pantauan Kabar Bireuen di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB, kondisi badan jalan semakin parah, diperkirakan sepanjang 30 cm lagi gerusan air akan menghantam aspal jalan tersebut.

“Tidak lama lagi kalau air seperti ini aspal jalan akan segera amblas,” cetus Tgk.Husaini warga Kuta Barat.

Kerusakan ini turut langsung ditinjau Camat Makmur, Azmi S.Ag dan Ketua Asosiasi Keuchik, Sabri M.Thaib, melihat kondisi ini dia merasa khawatir karena jika banjir tidak cepat surut maka kerusakan badan jalan akan semakin melebar.

Untuk keamanan pengguna jalan, Camat Azmi membuat tanda dibagian yang amblas dengan meletakkan kayu agar tidak dilewati kenderaan.

Kerusakan karena banjir juga terjadi pada jembatan Payambang Desa Leubu Mesjid.

Menurut keterangan M.Jafar warga setempat, tingkat kemiringan jembatan sepanjang 15 meter ini yang berada di DAS krueng Leubu sudah mencapai 50 cm dari dasarnya disebabkan tiang penyangga sebelah barat di gerus air.

“Kondisi jembatan semakin parah karena sudah turun 50 cm dan lantai di posisi tiang penyangga sudah patah,” kata M.Jafar.

Selain itu, menurut M.Jafar bantaran sungai di sebelah barat jembatan juga longsor sekira 10 meter.

Bantuan masa panik untuk warga Makmur sudah disalurkan Dinsos Bireuen termasuk kepada keluarga Iswani warga Desa Buket Selamat, Ulee Gle , Tringgadeng dan Blang Kuthang. (Faisal Ali)

BAGIKAN