KABAR BIREUEN – Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menyelenggar lomba bercerita tingkat SD/MI se-Kabupaten Bireuen 2018.
Lomba yang dibuka secara resmi oleh Bupati Bireuen, H. Saifannur, S.Sos diwakili Asisten I Setdakab Bireuen. Mursyid, SP, berlangsung di Aula lama Setdakab Bireuen selama satu hari penuh (5/7/2018).
Acara diawali dengan persembahan Tari Ranup Lampuan dari sanggar Putro Ampoen Chiek Peusangan SDN 28 Peusangan binaan Alfian M.Pd.
Pada kesempatan itu, Mursyid membacakan amanat tertulis Bupati Bireuen, dalam inti amanat mengatakan, kegiatan lomba bercerita ini dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kegemaran membaca bagi anak khususnya bagi siswa-siswi tingkat SD.
Kegiatan bercerita mempunyai manfaat yang sangat besar terhadap perkembangan kepribadian anak, diantaranya dapat membantu pembentukan pribadi dan moral anak mengasah imajinasi anak, mengembangkan kemampuan berbahasa, memotivasi minat baca bagi anak dan mengembangkan kesadaran beragama.
Melalui aktivitas ini anak akan terbiasa untuk mendengar menyimak mimik dan gerak si pencerita atau memberi komentar di sela-sela bercerita sebagai sarana melatih konsentrasi.
Pimpinan daerah menghimbau kepada seluruh pihak yang terlibat langsung dalam pendidikan anak, baik itu guru maupun orang tua agar dapat terus memberi motivasi dan mendukung serta terus mendampingi anak anak agar mau dan gemar membaca.
“Dengan demikian, anak bisa melatih diri dalam mengingatkan mengambil kesan yang disampaikan dalam cerita yang dibaca. Sehingga akan melahirkan generasi cerdas, cermat membaca, sebagai aset masa depan untuk membangun Kabupaten Bireuen di masa yang akan datang,” sebutnya.
Sebelumnya paniti pelaksana, Sriwahyuni S.Ag, M.Si melaporkan, kegiatan rutin tahunan ini adalah untuk menumbuhkan kembangkan kegemaran membaca melalui berbagai bahan dan media untuk menanamkan cinta kebudayaan bangsa persatuan dan kesatuan
Selain itu, untuk menarik minat baca anak tentang buku-buku cerita budaya daerah atau lokal serta menumbuhkembangkan kecintaan akan budaya Nusantara.
Kegiatan yang berlangsung satu hari penuh (5/7/2018) diikuti 16 orang peserta terdiri siswa-siswi SD MI se-Kabupaten Bireuen.
“Juara pertama pada lomba ini menjadi Duta Bireuen untuk mengikuti lomba yang sama tingkat provinsi,” ujar Kabid Perpustakaan ini. (Herman Suesilo)











