KABAR BIREUEN-Salah satu masalah di bidang pertanian di tingkat petani adalah penurunan dan anjloknya harga pada musim panen. Masalah ini terjadi pada hampir semua komoditas pertanian.
Masalah penurunan harga saat panen sebenarnya merupakan masalah permintaan dan penawaran. Disaat penawaran naik atau barang melimpah pada saat panen raya, tentunya permintaan akan turun, yang menyebabkan penurunan harga.
Hal itu disampaikan Bupati Bireuen dalah hal ini diwakili Sekda Bireuen Ir Zulkifli SP, pada acara pembukaan Bimbingan Teknis dan Pemberian Informasi Perluasan Akses Keuangan dan Permodalan Melalui Optimalisasi Skema Sistem Resi Gudang (SRG).
Kegiatan yang dlaksanakan Pemkab Bireuen melalui Bidang Ekonomi, berlangsung di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. Senin, (18/11/2019) pagi.
Sebaliknya, sebutnya, di saat musim tunggu penawaran turun dan permintaan naik yang menyebabkan kenaikan harga. Masalah ini tidak hanya merugikan petani tetapi juga menjadi penyebab inflasi.
Menurutnya, untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, perlu adanya terobosan dalam pola pemasaran. Sehingga petani masih berpeluang tetap memetik keuntungan melalui Sistem Resi Gudang (SRG).
Penerapan SRG dapat memperkuat cadangan pangan yang pada akhirnya akan berimbas meredanya tekanan inflasi dari pangan.
Namun ada beberapa kendala penerapan SRG di Kabupaten Bireuen yaitu kurangnya pemahaman terhadap SRG, pemanfaatan infrastruktur yang belum maksimal dan fasilitas pembiayaan yang masih terbatas.
“Tim TPAKD Kabupaten Bireuen agar dapat bekerja semaksimal mungkin. Sehingga dapat memberikan kemudahan yang akan dirasakan bagi masyarakat Kabupaten Bireuen dalam akses layanan jasa keuangan,” harap Zulkifi.
Sebelumnya, Kabag Ekonomi Jailani SP melaporkan, kegiatan inu diikuti 70 peserta terdiri dati kepala BPP di 17 kecamatan, Mantri Tani, Pengusaha Gabah, Unsur Bidang Penyuluhan dan Udangan lainnya.
Narasumber dari OJK Provinsi Aceh beserta tim, Unsur dari Bank Aceh Syariah, Bank BRI dan Kepala Resi Gudang Bireuen, Alie Basyah yang juga Kadis Penamanan Modal kabupaten Bireuen. (Herman Suesilo)











