KABAR BIREUEN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen meminta Plt Bupati Bireuen Dr H. Muzakkar A Gani, SH MSi membenahi kota Bireuen yang semakin semrawut akibat hadirnya bangunan liar. Selain itu, parkir kendaraan di sejumlah ruas jalan protokol mengganggu kelancaran arus lalu lintas juga perlu ditertibkan.

Demikian dikatakan Ketua Komisi III DPRK Bireuen, Teuku Muhammad Mubaraq kepada Kabar Bireuen, Rabu (17/6/2020) di ruang kerjanya.

“Harusnya Plt Bupati Bireuen tidak membiarkan kota kabupaten semrawut. Bagaimana mau dicontoh oleh kota kecamatan yang berkembang, seperti Geurugok, Kutablang, Matangglumpangdua, Jeunieb dan Samalanga, sementara di ‘induk’ kota amburadul,” sebut Teuku Muhammad Mubaraq.

Politikus Partai Golkar yang akrab disapa Dek Bar berharap, Plt Bupati Bireuen harus menggerakkan SKPK terkait untuk melakukan penertiban, baik bangunan (kios) liar maupun parkir yang mengganggu arus lalu lintas.

“Kalau bangunan liar terus dibiarkan, maka wajah kota kabupaten akan kumuh. Untuk apa juga dibuat tata ruang kota,” ujarnya.

Dek Bar juga meminta Plt Bupati Bireuen memerintahkan dinas terkait untuk menertibkan parkir kendaraan di sepanjang jalan T. Hamzah Bendahara (depan Meuligoe Bireuen) yang kerap mengganggu arus lalu lintas. Apalagi itu jalan protokol yang juga akses ke RSUD dr Fauziah Bireuen.

Selain persoalan bangunan liar dan parkir, sebut Dek Bar, Pemkab Bireuen harus menertibkan bangunan yang menyalahi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Menurutnya, di kota Bireuen banyak bangunan menyalahi IMB. “Itu juga penyebab kesemrawutan. Banyak pemilik toko yang menambah kanopy untuk tempat menggelar dagangan. Seharusnya itu adalah tempat parkir. Sehingga parkir berpindah ke badan jalan,” timpal Teuku Mubaraq.

Teuku Mubaraq juga mengaku mendapat laporan dari masyarakat, bahwa pendataan izin usaha di Kabupaten Bireuen belum terekam dengan baik, sehingga antara izin usaha dengan kegiatan usaha tidak sesuai. “Ini laporan masyarakat kepada saya. Dan harus menjadi catatan dinas membidangi perizinan,” pungkasnya. (Rizanur)

BAGIKAN