KABAR BIREUEN – Terganggu mendengar suara dentuman motor yang terperosok ke lubang jalan dan rasa sayang terhadap pengguna jalan, sejumlah remaja yang sering nongkrong di Djiwa Cafe, Jalan Medan-Banda Aceh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, kompak menutup satu lubang besar di badan jalan tersebut, Sabtu (16/12/2017) malam.
Dengan sukarela dan tanpa ada yang menyuruhnya, para remaja itu merasa terpanggil untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Mereka menggunakan pecahan batu bata dan bongkahan batu seadanya, untuk menutup lubang menganga di badan jalan ketika lalu lintas sedang padat.
Wahyu Ramadhan, satu di antara para remaja tersebut mengatakan, hal ini mereka lakukan, karena sayang terhadap pengguna jalan. Terutama, terhadap pengguna sepeda motor, agar tidak terperosok ke dalam lubang dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Banyak pengendara sepeda motor yang sudah terperosok di sini. Kami kasihan juga melihat mereka,” kata Wahyu Ramadhan didampingi sejumlah rekannya.
Saat rekan-rekannya menutup lubang jalan, sebagian lainnya mengatur lalu lintas dengan menggunakan alat penerang dari handphone.
Mereka juga mengatakan, banyaknya lubang di badan jalan nasional tersebut, membuat pengendara khawatir terjerembab ke badan jalan. Akibatnya, di situ sering terjadi kecelakaan lalu lintas. (Najib Zakaria)








