KABAR BIREUEN-Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A Gani. S.H.,M.Si bersama jajaran Forkopimcam Kota Juang dan sejumlah Kepala SKPK di Lingkungan Kabupaten Bireuen, memantau pelaksanaan vaksinasi di SMP Negeri 1 Bireuen, Jumat, (19/11/2021).

Acara vaksinasi massal ini diikuti oleh ratusan siswa berasal dari SMPN 1 Bireuen, SMPN 3 Bireuen, SMPN 4 Bireuen dan SMP Sukma Bangsa Bireuen bahkan ada juga orang tua siswa datang untuk minta divaksin.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bireuen memberi Apresiasi kepada seluruh siswa yang sangat antusias untuk divaksin, baik vaksin yang pertama maupun yang kedua.

“Kami melihat para siswa tampak antusias, meski mereka harus mengantri. Bahkan tadi saya sempat bertanya kepada salah satu siswa yang sudah divaksi, bagaimana rasanya ketika divaksin, mereka menjawab rasanya cuma seperti digigit semut, tidak sakit,” katanya.

Bupati berharap, bagi siswa yang sudah divaksin agar menyampaikan pada kawan-kawannya lainnya yang belum divaksin, supaya untuk divaksin serta ajak keluarga semuanya dan bilang sama ayah sama mamak agar melakukan vaksin, vaksin itu tidak sakit dan penting untuk kesehatan.

Muzakkar menjelaskan, sekarang ini masyarakat Kabupaten Bireuen baik itu para siswa dari jenjang SMP, MTs, SMA SMK dan MA dan Mahasiswa, semuanya berbondong-bondong untuk melakukan vaksinasi di tempat-tempat yang telah disediakan.

Karena mereka sudah mengetahui betapa pentingnya vaksinasi itu untuk kesehatan dan proses vaksinasi baik untuk masyarakat dan untuk siswa sudah sesuai standar.

“Alhamdulillah, kesadaran untuk kesehatan dan kemauan masyarakat dan siswa di Kabupaten Bireuen untuk divaksin sudah tinggi,” ungkap Bupati.

Semoga setelah nantinya, bekisar 70 persen warga Aceh sudah divaksin. Insya Allah kita tak lagi memakai masker dan sekolahpun sudah bisa kembali belajar seperti biasanya.

Terima kasih kepada Forkopimda Bireuen, Dinas terkait, para Camat dan Pemerintah Gampong, warga sekolah, unsur Kepemudaan, Ormas dan semua elemen masyarakat yang telah memotivasi warga Kabupaten Bireuen, untuk melakukan vaksin. (Herman Soesilo)