KABAR BIREUEN-Bupati Bireuen, Dr H. Muzakkar A.Gani membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kota Juang Tahun 2022 untuk Perencanaan Pembangunan Kabupaten Tahun 2023.
Kegiatan itu berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen, Senin (7/2/2022) pagi, dihadiri sejumlah Anggota DPRK Bireuen Dapil 1, Staff Ahli Bupati, para Asisten, Kepala SKPK, Badan dan Kantor,
Forkompimcam Kota Juang.
Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani menyampaikan Musrenbang ini adalah kegiatan sudah rutin digelar setiap tahun.
“Apabila diukur masa kerja kami, akan berakhir jabatan pada 10 Agustus 2022 dan nantinya akan dijabat PJ Bupati selama 2 tahun,” sebutnya.
Oleh karena itu, Bupati Muzakkar mengatakan perlu merencanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2 tahunan untuk nantinya dapat dilaksanakan oleh PJ Bupati Bireuen.
Dikatakan juga Pemerintah Pusat berharap setiap anggaran dari APBK maupun Dana Desa, digunakan untuk pembangunan harus berorientasi terhadap pemulihan ekonomi dan mengendalikan kehidupan sosial masyarakat.
Dana Desa diarahkan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sehingga isu Covid-19 tidak pengaruhi ekonomi masyarakat.
“Setelah anggaran dirasionalisasikan untuk penanganan pandemi Covid-19, selebihnya digunakan untuk program pembangunan diberbagai sektor yang dibutuhkan masyarakat Bireuen,” terang Muzakkar A Gani.
Bupati juga menyambut baik program usulan hasil Pra Musrenbang yang disampaikan Camat Kota Juang, seperti penataan kota Bireuen, penyediaan lahan pedagang kuliner, penanganan banjir dalam Kota Bireuen.
“Terkait kuliner ini butuh kepala dinas yang visioner, untuk penataan lebih lanjut,” kata Bupati.
Bupati menjelaskan, untuk penataan upaya telah dilakukan dengan menuntaskan pembangunan gedung PUPR yang beberapa tahun terbengkalai telah selesai dibangun Pemkab Bireuen.
Dari APBN juga telah dibangun jalan dua jalur dijalan Bireuen-Takengon.
Pemkab Bireuen tahun 2022 ini telah menganggarkan dana Rp3 milyar untuk penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dilapangan Cot Gapu, selesai nanti dapat digunakan dan juga dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat.
Begitu juga pasar ikan lama di Kota Bireuen, telah dibangun kios-kios, diharapkan dapat berfungsi sebagai pasar kering.
“Untuk mengatasi banjir dalam Kota Bireuen, saya harapkan Adnan Adam Keuchik Bandar Bireuen, mengajak masyarakat dan pemilik toko untuk bergotong-royong. Pemilik toko agar bongkar got diatasnya ditutup semen, agar air bisa mengalir lancar dan mudah dibersihkan secara rutin,” imbuh Bupati Muzakkar.
Begitu juga harapan Camat, terkait jalan akses ke pasar induk berada di Geulanggang Gampong (Cureh), perlu diganti rugi lahan milik warga sedikit lagi diujung jalan, guna melancarkan akses bagi masyarakat.
“Rencana saya lahan itu diganti rugi saja supaya jalan lebih luas, dan juga sekaligus rumahnya dibeli. Nanti, rumah itu kita jadikan untuk kantor pengelolaan pasar,” kata Bupati Bireuen.
Camat Kota Juang Musni Syahputra, SIP MEcDev selaku ketua panitia mengatakan, kegiatan Musrenbang Kecamatan Kota Juang diikuti 150 peserta, terdiri dari muspika, keuchik, peutuha tuha peut dan unsur terkait lainnya. (Herman Suesilo)











