Antisipasi Korban Berjatuhan, Politisi PA Bersama Warga Timbun Lubang Maut di Jalan Utama Makmur

KABAR BIREUEN – Menyikapi banyaknya korban kecelakaan dalam beberapa hari terakhir, politisi Partai Aceh Zulkarnaini bersama camat dan tokoh juga masyarakat turun langsung menutupi lubang maut yang bertaburan dengan pasir dan batu ( sirtu ) di sepanjang jalan utama kecamatan Makmur, Sabtu ( 2/11/2019).

Kerja nyata anggota DPRK Bireuen periode 2019 – 2024 bersama tokoh dan masyarakat makmur ini menyusul dua hari lalu, Kamis ( 31/10/2019) salah satu warga desa Leubu Cot M.Yacob kecelakaan jatuh saat hujan lebat mengguyur daerah tersebut sehingga korban terpaksa dievakusi ke puskesmas karena mengalami luka .

“Dia jatuh ketika hujan lebat dan mengenangi badan jalan yang berlubang di depan TK Cut Nyak Asiah, Leubu Me dan ini untuk yang kesekian kalinya berjatuhan,” kata Muhammad warga Leubu Cot.

Menurut Zulkarnaini, Kondisi jalan seperti ini seharusnya segera disikapi pemerintah kabupaten Bireuen karena menurut Undang – Undang nomor 22 Tahun 2009 pasal 24 tentang lalu lintas dan angkutan laut ayat 1 berbunyi Penyelenggara jalan wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan yang rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.

Sementara ayat 2 menjelaskan, dalam hal belum dapat dilakukan perbaikan jalan sebagaimana dimaksud pada ayat 1, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Ini tidak dilakukan , karena setiap kecelakaan yang diakibatkan oleh kerusakan jalan, itu tanggung jawab pemerintah ,” jelas Zulkarnaini atau Zoel Sopan saat istirahat meratakan Sirtu.

Aksi sosial mencegah korban berikutnya dengan material yang disediakan Zulkarnaini ini juga turut disertai camat Makmur, Azmi S.Ag, Imum Mukim Suka Makmur Muhammad Abdullah, Ketua Asosiasi Keuchik Sabri Thaeb, Anggota PMI Makmur Baihaqi dan masyarakat lainnya berlangsung dari pukul 12.00 sampai 17.00 WIB mulai dari simpang Leubu hingga ke kawasan Desa Tringgadeng.

Menyangkut kondisi sarana transportasi yang rusak parah , masyarakat Makmur sangat kecewa dengan pembiaran lobang menganga begitu saja.

Padahal rekanan saat ini sedang memperbaiki separuh jalan ini mulai dari Lapehan Mesjid sampai Tringgadeng dengan anggaran Rp 2 milyar lebih, namun tidak satupun dum truk pembawa material base cost menyisihkan sedikit untuk menutup lobang.

“Kami heran dengan kontraktor sedikitpun tak mau peduli, truk pembawa material mau saja mengelak lobang lobang tersebut. Pakoen han jido uruknyan sep gawat ka,” ucap Idris warga leubu dengan nada kecewa.

Penimbunan yang dilakukan pemerhati Makmur ini berjalan lancar dan puluhan lobang berhasil ditimbun sehingga pengguna jalan tidak lagi harus mengelak perangkap yang selama ini siap menerkam mereka.

Walau demikian ada beberapa titik yang belum tertangani di sekitar desa Tringgadeng dan ini akan segera ditindaklanjuti.

“Insya Allah yang belum selesai ditimbun akan kita atasi segera,” tegas Baihaqi anggota Komunitas Seumike Makmur . (Faisal Ali)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Raih Medali Perak, PSSB Bireuen Runner-Up Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli – PSSB Bireuen harus puas meraih medali perak setelah keluar sebagai runner-up Piala Soeratin Aceh U-13 2026. Dalam laga final yang...

1.253 Mahasiswa Baru Umuslim Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan 6C untuk Bekal Masa Depan

0
KABAR BIREUEN, ,Peusangan – Sebanyak 1.253 mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang resmi dibuka di...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

KABAR POPULER

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Jejak Kebersamaan Masih Dikenang Wartawan, Kombes (Purn) T Saladin Terharu Dapat Anugerah Sahabat PWI

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ada momen yang menghangatkan suasana pada Konferensi VII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen yang digelar di Aula Setdakab Bireuen,...