KABAR BIREUEN – Momentum peringatan hari jadi ke-22 Kabupaten Bireuen sebagai media introspeksi dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta berdoa semoga wabah Covid-19 segera berakhir.

Demikian Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani,SH, M Si dalam menyampaikan sambutannya pada acara zikir dan ceramah  peringatan hari jadi ke-22 Kabupaten Bireuen yang digelar di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Senin (11/10/2021).

Diharapkan, dengan berakhirnya wabah covid-19 semua bisa beraktifitas seperti biasa, seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bireuen agar terus hidup sehat tetap mengikuti protokoler kesehatan dalam beraktifitas sehari-hari.

Dikatakan Muzakkar, melalui zikir kita semua berharap kepada Allah menjadi spririt dan semangat bersama bersatu-padu membangun Kabupaten Bireuen yang lebih bermartabat kedepan dengan semangat kerja ikhlas dan bekerja tuntas.

“Mudah-mudahan doa dan zikir kita dikabulkan Allah SWT dan kita senantiasa dituntun untuk terus dapat menmbangun Kabupaten Bireuen menjadi Kabupaten yang baldatun thaiyibatun warabun ghafur,” sebutnya.

Dikemukakan, momentum hari jadi ke-22 Kabupaten Bireuen karena masih mewabahnya Covid-19 yang penyebarannya tidak hanya di Indonesia bahkan ke seluruh dunia. Maka peringatan ke-22 Kabupaten Bireuen tahun ini dilaksanakan secara sederhana.

“Kita merasa prihatin terhadap hal yang menimpa saudara-saudara yang terdampak covid-19 wabah penyakit yang tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun berdampak pada aspek ekonomi, sosial, budaya dan aspek lainnya,” ungkapnya.

Harapan bupati, semoga dengan ini zikir diberikan kekuatan iman untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan dengan doa ini senantiasa dapat mempertahankan dan meningkatkan iman dan amal saleh.

Sebagai penutup acara zikir dilanjutkan dengan ceramah Agama disampaikan ulama terkemuka Waled Nu Samalanga.

Acara zikir dan ceramah turut dihadiri, unsur Forkopimda, Sekda, para Asisten, para pimpinan BUMN, para Staf Ahli Bupati, para alim ulama, para camat dan para PNS Setdakab Bireuen. (H.AR Djuli)