Wow, Ada Pentas Budaya Jepang di Umuslim

KABAR BIREUEN – Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen peserta program transfer kredit internasional ke Nagoya Gakuin University (NGU) Jepang, menggelar Pentas Budaya Jepang.

Kegiatan yang diinisiasi Azzurra Mayasyi (Prodi Hubungan Internasional FISIP Umuslim), salah seorang mahasiswa peserta transfer kredit Internasional di NGU Jepang, ini dilaksanakan di Kampus Umuslim secara daring dan luring sejak Kamis lalu (25/11/2021).

Transfer kredit internasional merupakan program hibah yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud Ristek serta Umuslim, sebagai salah satu perguruan tinggi pemenang hibah program transfer kredit internasional tahun 2021.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), untuk memfasilitasi mahasiswa dalam upaya menguatkan dan menambah kompetensi melalui program studi lain atau perguruan tinggi lain di luar negeri.

Diharapkan, mahasiswa dapat merasakan pengalaman belajar secara daring di Universitas Nagoya Gakuin University bersama dengan mahasiswa dari berbagai negara dari seluruh dunia.

Menurut Azzurra Mayasyi, sebagai salah satu program kegiatan, peserta diharuskan mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkan selama belajar secara daring di NGU, dengan membagikannya kepada masyarakat sekitar, baik itu mahasiswa, siswa maupun masyarakat secara umum.

“Kegiatan tersebut kami kemas dalam satu program bernama ‘Japanese Cultural Week’, dengan beberapa agenda, seperti perkenalan baju yukata dan kimono, perkenalan upacara teh, sharing bersama alumni student exchange, lomba menulis tulisan Jepang, ngobrol virtual bersama mahasiswa Jepang dan ditutup dengan agenda mengenal sambil makan makanan Jepang,” jelas Azzurra Mayasyi.

Selain itu, kata dia, peserta dari Umuslim juga memperkenalkan berbagai tradisi adat budaya Aceh secara virtual kepada mahasiswa NGU dan mahasiswa asing lainnya, seperti beberapa tradisi perkawinan adat Aceh dan tradisi peusijuek.

“Acara Pentas Budaya Jepang yang digelar mahasiswa Umuslim ini, pesertanya tidak hanya dari kalangan mahasiswa, tapi juga diikuti pelajar dan siswa SMA di Kabupaten Bireuen. Bahkan, masyarakat umum juga ikut serta dalam acara ini,” ungkap Azzurra yang didampingi dua peserta lainnya, Chairul Mufid (Prodi Bahasa Inggris FKIP) dan Raihan Hayati (Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Dia berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan mahasiswa terhadap budaya negara lain, sehingga dapat menumbuhkan sikap multikulturalisme. Sebab, walapun sasaran program ini dengan mahasiswa NGU Jepang, tapi pesertanya juga ada yang berasal dari beberapa negara di dunia. Seperti Malaysia, Alaska, India, Bangladesh, dan beberapa negara Eropa. (Rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Musnahkan 2.538 Pcs Cartridge Vape Mengandung Etomidate

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika berupa 2.538 pcs cartridge vape getar mengandung etomidate,...

Perkuat Perlindungan HAM dan Profesionalisme Penyidik, Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Praperadilan dalam KUHAP Baru

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. membukan  penyuluhan dan sosialisasi tentang Praperadilan dalam KUHAP Baru sebagai Instrumen Perlindungan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Subianto Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memanfaatkan...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...

KABAR POPULER

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...