KABAR BIREUEN-Penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Ketua PKK Gampong yang digelar di Grand Nanggroe Hotel Banda Aceh telah selesai, acara ditutup dengan resmi Istri Bupati, Hj Nurjannah Ali, SE. MM, Senin (9/11/2020) petang.

Bimtek yang sebelumnya dibuka resmi Isteri Gubernur Aceh, Dr Dyah Idawati itu berjalan sukses dan istri orang nomor 1 di Aceh itu juga berkesempatan menjadi pemateri dengan mensosialisasikan 10 program pokok PKK yang diikuti 492 peserta dari 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Dalam Arahannya Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, Hj Nurjannah Ali menyampaikan apresiasi kepada peserta dan para Camat karena telah berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Indonesia (Lapenkapi) Bireuen.

“Terima kasih kepada Camat Gandapura, Camat Kuala, Camat Jeumpa, Camat Juli, Camat Plimbang, dan Camat Jeunieb dan Geuchiek di enam kecamatan itu, karena telah mendorong dengan mengizinkan ibu-ibu ketua PKK Gampong mengikuti bimtek yang mampu meningkatkan SDM pengetahuan para ibu ibu PKK,” ungkapnya.

Menurutnya, mustahil bagi ibu-ibu bisa berangkat ke Banda Aceh sampai beberapa hari jika tanpa izin keuchik sebagai utusan perwakilan dari desa, ini menunjukkan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik antara bapak dan ibu, untuk saling mendorong dalam mengembangkan wawasan, pengalaman dan ilmu pengetahuan, dalam upaya membangun gampong masing-masing.

Lebih lanjut Ia berharap dengan keikutsertaan dalam bimtek ini tim PKK gampong, agar benar-benar mampu menerapkan seluruh materi yang diperolehnya untuk mengimplementasikannya di gampong masing-masing.

Termasuk, berbagi pengalaman kepada warga lain sebagai wujud kebersamaan dalam membangun gampong.

Nurjannah juga tak henti-hentinya berpesan kepada segenap jajaran tim penggerak PKK, para kader PKK, dan kader Jasa Wisma, agar menyangkut pelaksanaan tugas dan fungsi, selaku unsur tim penggerak PKK. Untuk itu, senantiasa rendah hati, mengingat rendah hati itu, adalah landasan yang kokoh dari semua kebajikan, dan juga jika ada kesalahan.

“Maka kesalahan itu jangan dikatakan sebagai kewajaran, tetapi kesalahan hendaknya dijadikan sebagai pelajaran, serta, karya tidak akan terwujut tanpa bekerja. Tetapi berkaryalah dengan cerdas, tangan yang trampil, dan hati yang luhur, serta pesan terakhir, tingkatkan daya kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan program PKK, yang tentu saja semua itu harus di capai melalui kerja, inisiatif dan ketekunan,” tutur Hj Nurjannah mengingatkan.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Bimtek Peningkatan Kapasitas TP PKK Kabupaten Bireuen, Dr Cut Khairani, M.Si menyampaikan, bahwa sesuai Qanun Bireuen Nomor 6 tahun 2018, dijelaskan bahwa tim penggerak PKK Gampong berkedudukan sebagai mitra kerja dan membantu Pemerintah Gampong dalam pemberdayaan dan peningkatan kesejateraan keluarga dengan mengajukan kegiatan–kegiatan yang tertuang dalam 10 program pokok PKK.

Tugas pokok TP PKK, antara lain, menyusun rencana kerja PKK gampong, sesuai dengan hasil Rakerda Kabupaten dan RPJM, yang dasar pemikiran tersebut, maka lepenkapi Bireuen bekerja sama dengan pemerintahan desa dalam Kabupaten Bireuen melaksanakan tugas-tugas dimaksud.

Oleh karenanya materi bimtek yang disiapkan secara umum sudah memenuhi ketentuan sebagaimana amanah dari qanun tersebut. Jumlah peserta angkatan keempat yang diikuti 164 perserta yang melibatkan peserta dari enam kecamatan, yang telah menjalani bimtek dan Orientasi Lapangan ke Gampong Neusu, Banda Aceh untuk melihat proses Hidroponik, dan Permainan Outbound di objek Wisata Penyu, Lampuuk, Lhok Nga, Aceh Besar.

’’Dalam kunjungan yang didampingi Direktur Lapenkapi, Dr Cut Khairani, M.Si dan Pembina Lapenkapi, Dr Marwan Hamid, M.Pd, para peserta telah mengunjungi hidroponik, yang membuat ibu-ibu PKK Gampong mendapat penjelasan lengkap dari petugas. Hal yang sama, saat mengunjungi objek Wisata Penyu, yang bderkesempatan permainan outbond yang dipandu instruktur setempat’,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, salah seorang peserta, Rosnawati yang mengakui jika Bimtek yang digagas Lapenkapi sangat berarti bagi mereka untuk nantinya bisa diterapkan di gampongnya masing-masing, apalagi dengan bimtek ini, bisa melakukan Orientasi Lapangan yang semakin menambah ilmu yang diperolehnya dari kegiatan bimtek ini.

Begitu juga yang dituturkan peserta lainnya dari Kecamatan Jeumpa yang menilai bimtek ini, selain memperoleh ilmu yang disampaikan pemateri, juga menjadi ajang silaturahrami sesama ibu – ibu PKK dalam Kecamatan Jeumpa, juga ibu-ibu PKK dalam kecamatan lainnya.

Ke depan sangat diharapkan tetap berlangsungnya kegiatan serupa, mengingat sangat bermanfaat bagi ibu-ibu PKK gampong, apalagi materi-materi itu dapat dicerna dengan baik, untuk kelak disampaikan ke gampong.

Dalam acara penutupan itu turut dirangkai dengan penyerahan program PKK gampong oleh Dr Cut Khairani, M.Si kepada Ketua TP PKK HJ Nurjannah  yang disaksikan lansung oleh Pembina Lapenkapi Bireuen, Dr Marwan Hamid, M.Pd, Istri Sekda Bireuen, para camat peserta bimtek,dan undangan lainnya.

Sementara Ketua Panitia, Dr Cut Khairani, juga melaporkan dalam kesempatan itu, menyebutkan, ilmu terapan yang disulasikan atau metode pelatihan, yang dapat dilakukan di alam terbuka dalam bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental.

Tujuan kegiatan outbound, dinilai bermanfaat, untuk sarana yang bisa meningkatkan kebersamaan dan kekompakan tim. Tidak mengherankan jika ibu-ibu yang berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Bireuen sangat antusias mengikutinya, meski tidak sampai tuntas mengikutinya.

Walau, manfaat dari games outbound, bisa menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dan dermanfaat melatih kerja sama tim, represing dan lainnya.(REL)

BAGIKAN