KABAR BIREUEN- Tim Badan Penanggulangan Bencana Aceh diketuai  ndika Saputra bersama anggptanya Maumun, Ery Ikhsan dan Abdurrahman didampingi BPBD Bireuen dan Keuchik Pulo Ara H Ridwan Aziz, SH, Minggu petang (22/3-2020) melakukan pendataan kebakaran 11 unit rumah dan satu unit Balai Balai Pengajian di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh Kecamatan Kota Juang BIreuen.

Ketua Tim BPBA Andika Saputra menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di Posko kebakaran Desa Pulo Ara mengatakan,  tim yang dipimpinnya  bertugas mendata 11 unit rumah dan satu Balai Pengajian serta jumlah taksiran kerugiannya akibat tertimpa musibah kebakaran Jum’at malam (20/3-2020).

Dikatakan, ke 11 unit rumah memang dihuni  13 KK  karena ada satu rumah dihuni tiga KK dan satu unit Balai Pengajian dengan penghuni satu KK.

Berapa angka kerugian akibat  terbakarnya 11 unit rumah dan satu unit Balai Pengajian belum  dapat diberikan karena masih dalam proses penghitungan tim, bersama BPBD Bireuen untuk dilaporkan kepada Plt Gubernur Aceh.

Ditanya Kabar Bireuen, apakah pihak Plt Gubernur Aceh akan membantu membangun kembali ke 11 unit rumah dan satu unit Balai Pengajian yang terbakar.

Andika Saputra menyebutkan, tugas pihaknya hanya mendata jumlah rumah dan Balai Pengajian yang terbakar serta  taksiran kerugiannya secara akurat untuk dilaporkan ke Plt Guburnur Aceh.

“Tentang pembangunannya dibantu Plt Gubernur kami tidak tahu,” ujar Andika Saputra.

Dalam melakukan pendataan Minggu petang (22/3/2020), tim BPBA turut menyerahkan bantuan untuk  pata korban kebakaran diterima Keuchik Pulo Ara  Ridwan Aziz di Posko kebakaran Pulo Ara berupa 15 lembar tenda, 45 lembar selimut dan 15 box bahan pangan.

Keuchik Pulo Ara Geudong Teungoh, Ridwan Aziz menyambut baik dan sangat berterima kasih kepada Tim BPBA Aceh yang menaruh kepedulian yang sangat tinggi melakukan pendataan kebakaran rumah dan Balai Pengajian dan menyerahkan bantuan yang sangat tinggi nilai bagi korban kebakaran Pulo Ara.

Dikatakan, para korban kebakaran rumah dan Balai Pengajian di Desa Pulo Ara tergolong keluarga kurang mampu, para korban sangat berhadap kepada Plt Gubernur berkenan membantu pembangunannya kembali.

Sementara itu, Tgk H Ramadhan yang akrab disapa Tudan, tokoh Agamawan muda yang sangat aktif membimbing pendidikan Agama di Balai Pengajiannya kini sudah terhenti akibat tertimpa musibah kebakaran.

“Saya sangat bermohon kepada Bapak Plt Gubernur  berkenan membantu membangun kembali Balai Pengajian dan rumah tempat tinggalnya yang sudah tertimpa musibah kebakaran, agar pendidikan agama bagi santri-santriwati di Balai Pengajiannya dapat dilanjutkan kembali,” harap Tudan. (H.AR Djuli)

BAGIKAN