Jumat, 1 Mei 2026

Teuku Kemal Pasha: Media Siber Terjebak Ketergantungan pada Pemerintah Daerah dan Platform Digital

KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketergantungan media siber terhadap pemerintah daerah dan dominasi platform digital seperti Google dan YouTube, menjadi tantangan besar dalam menjaga independensi pers di Indonesia.

Hal itu diungkapkan Dr. Teuku Kemal Pasha, S.Sos., M.Hum, antropolog dan pengamat politik dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, dalam paparan diskusi panel bertajuk “Peran Pers dalam Menjaga Demokrasi”  yang digelar di Coffee SB Premium, Bireuen, Kamis, 15 Mei 2025.

Dalam diskusi yang diikuti puluhan wartawan itu, Kemal Pasha menyoroti kondisi kebebasan pers di Indonesia yang menunjukkan tren penurunan dalam lima tahun terakhir.

Berdasarkan data Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2024 yang dirilis Dewan Pers, Indonesia mengalami penurunan signifikan dengan skor 69,36. Angka ini lebih rendah dari 71,57 pada 2023 dan 71,88 pada 2022. Peringkat global Indonesia pun turun dari posisi 108 ke 111.

“Ini bukan sekadar angka, tapi cerminan dari merosotnya ruang bebas bagi jurnalis untuk bekerja secara independen,” ujar Kemal.

Da menambahkan, meskipun pada masa pandemi Covid-19 ruang gerak media dibatasi karena meningkatnya kontrol negara, ironisnya indeks kebebasan pers justru naik. Hal ini, menurutnya, dipengaruhi oleh menjamurnya media siber. Namun, pertumbuhan kuantitas tersebut tidak sejalan dengan kualitas dan kebebasan pers yang sejati.

“Media siber berkembang pesat, tapi banyak di antaranya justru tidak mampu berdiri independen. Mereka bergantung pada anggaran iklan dari pemerintah daerah yang kerap digunakan sebagai alat kontrol terhadap pemberitaan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kemal menyampaikan, kondisi kesejahteraan jurnalis di media daring masih jauh dari ideal. Dominasi platform digital seperti Google dan YouTube dalam menguasai pendapatan iklan memperparah situasi ini.

“Media lokal kalah bersaing dengan platform digital raksasa. Ini membuat wartawan sulit mendapatkan upah yang layak, sehingga menurunkan kualitas dan integritas dalam praktik jurnalistik,” ujarnya.

BACA JUGA: Didukung GeRAK, PWI dan AJI Bireuen Diskusikan Kebebasan Pers dan Ancaman Disinformasi Digital

Kemal Pasha menekankan, untuk menjaga demokrasi tetap hidup, peran pers sebagai pilar keempat harus diperkuat dengan jaminan kebebasan dan kesejahteraan.

“Pers tidak boleh sekadar menjadi perpanjangan tangan kekuasaan atau tersandera oleh algoritma dan klik,” demikian diingatkan pria yang aktif menulis opini di sejumlah media lokal dan nasional itu.

Diskusi itersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia yang mengangkat tema nasional, “Melalui Kebebasan Pers, Kebenaran dan Demokrasi Terwujud: Tanpa Kebencian dan Disinformasi.” Acara ini tidak hanya menggarisbawahi pentingnya kebebasan pers, tetapi juga tantangan serius yang harus dihadapi dalam era digitalisasi dan desentralisasi informasi.(Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Jelang May Day 2026, Polda Aceh Simulasikan Pengamanan dan Pelayanan Humanis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menggelar simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota) sebagai bentuk kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pada peringatan Hari...

Momentum PID 2026, Pemkab Bireuen Beri Penghargaan kepada 50 Anak Berstatus Imunisasi Dasar Lengkap

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -  Sebanyak 50 anak dengan status Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) bersama lima penanggung jawab program imunisasi menerima piagam penghargaan dari Pemerintah...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

APRI Bireuen Gelar Raker, Kakan Kemenag Bireuen Harap Penghulu Harus Mampu Kuasai Teknologi Informasi 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Bireuen, menggelar rapat kerja dan evaluasi program kerja di Aula Kankemenag setempat,...

Kunker ke Sabang, HRD Harap Pemerintah Pusat Harus Serius Benahi Infrastruktur

0
KABAR BIREUEN, Sabang – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), mengharapkan adanya keterbukaan dan keseriusan...

KABAR POPULER

Edi Saputra memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai Ketua PPP Bireuen dalam Muscab VI Tahun 2026, Selasa (28/4/2026) malam di Aula Wisma Bireuen Jaya (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Ditetapkan Dalam Muscab VI, Edi Obama Ketuai PPP Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Edi Saputra SH MM yang akrab disapa Edi Obama resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP)...

Semarak Hardiknas 2026, Kankemenag Bireuen Luncurkan Madrasah Unggul dan Tanam Seribu Pohon Wakaf Produktif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Bireuen menggelar Semarak Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan berbagai terobosan strategis, mulai dari...

Antisipasi Korban Berjatuhan, Jalan Rusak Leubu-Ulee Gle Makmur Mulai Diperbaiki

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Ruas jalan utama di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, yang selama ini dikenal rawan kecelakaan akibat kerusakan parah dan berlubang, akhirnya...

Pastikan Percepatan Pembangunan, Bupati Bireuen Tinjau Progres Empat Proyek Infrastruktur APBN

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, turun langsung ke lapangan meninjau progres empat proyek infrastruktur vital yang dibiayai APBN, Rabu (29/4/2026). Peninjauan...

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Penghargaan Kepada KUA Peusangan Selatan dan KUA Jeunieb pada Peringatan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - KUA Peusangan Selatan dan KUA Jeunieb menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan...