Kamis, 14 Mei 2026

Pimpinan Media Lokal Bireuen Kecam Keras Diskominsa, Utamakan Jalin Kerja Sama Publikasi dengan Portal Milik Jubir

KABAR BIREUEN, Bireuen – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) yang menjalin kerja sama publikasi kegiatan pemerintah dengan media luar daerah, menuai protes keras dari media lokal di Kabupaten Bireuen.

Keputusan itu dinilai tidak adil dan mengabaikan peran media lokal setempat yang selama ini aktif mendukung penyebarluasan informasi pembangunan di Kabupaten Bireuen.

Pimpinan Redaksi Juang News, Hamdani, dalam rilisnyaa, Rabu (15/4/2026), menyampaikan keberatan dan kecaman terhadap keputusan Diskominsa Bireuen yang mengalokasikan anggaran kerja sama publikasi dengan media yang berdomisili di luar Kabupaten Bireuen. Sementara media lokal Bireuen yang selama ini aktif mendukung kegiatan pemerintah daerah, justru tidak diberi ruang dan peluang.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Diskominsa Bireuen menjalin kerja sama publikasi dengan media komparatif.id yang beralamat di Banda Aceh. Portal tersebut milik Muhajir Juli, Juru Bicara (Jubir) Pemkab Bireuen.

Total anggaran yang diperuntukkan untuk kerja sama itu sebesar Rp80,5 juta. Rinciannya, untuk media cetak Serambi Indonesia Rp40,5 juta dan media online Komparatif Rp40 juta.

Hamdani menilai, kebijakan bekerja sama dengan media luar kabupaten tersebut mencerminkan sikap Pemkab Bireuen yang tidak peka dan tak berpihak terhadap penguatan media lokal yang tumbuh dan berkembang di daerah sendiri.

“Selama ini ada beberapa media lokal di Bireuen, termasuk Juang News, telah banyak membantu publikasi kegiatan Pemkab Bireuen tanpa meminta bayaran. Namun ketika ada kerja sama berbayar, justru media luar Bireuen yang diprioritaskan. Ini sangat mengecewakan dan melukai semangat dan pengabdian media lokal Bireuen selama ini,” tegas Hamdani.

Menurut Hamdani, sebelumnya dia telah menjalin komunikasi intens dengan Kepala Diskominsa Bireuen, M. Zubair, SH.,MH, dengan berharap media lokal dapat dilibatkan jika ada kerja sama publikasi yang menggunakan anggaran pemerintah.

Kepala Diskominsa Bireuen, M. Zubair, SH.,MH. (Foto: Dok. Pribadi)

“Tidak ada alasan untuk mengabaikan media lokal. Media kami terbit di Bireuen, bekerja di Bireuen, dan melayani informasi masyarakat Bireuen, walau media saya belum terverifikasi Dewan Pers. Tapi ironisnya media yang sudah terverifikasi Dewan Pers pun seperti Kabar Bireuen, tetap tak diberi peluang. Jadi ini maksudnya apa?” tanya mantan Sekretaris PWI Bireuen dua periode ini.

Kalau Pemkab Bireuen serius membangun daerah, kata dia, seharusnya penguatan media lokal menjadi prioritas, karena media massa adalah mitra pemerintah.

Hamdani yang juga pernah menjadi Finalis Anugerah Adiwarta Award tahun 2009 dan 2010 ini juga menegaskan, alasan tidak adanya pengajuan proposal dari media lokal tidak dapat dijadikan pembenaran, karena tanpa informasi terbuka mengenai ketersediaan anggaran kerja sama media, maka mustahil media-media mengajukan penawaran.

“Kalau memang niatnya baik dan transparan, seharusnya media lokal diberitahu sejak awal. Jangan kemudian mencari-cari alasan. Ini menyangkut komitmen pemerintah dalam mendukung ekosistem pers lokal,” jelas pemenang Mochtar Loebis Award tahun 2010 silam untuk kategori Pelayanan Publik ini.

Menurut Hamdani, kebijakan tersebut berpotensi mematikan peran media lokal dan menghambat perkembangan industri pers di Kabupaten Bireuen. Padahal, media lokal adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun partisipasi publik, menyampaikan informasi pembangunan, dan menjaga kontrol sosial di daerah.

Sebagai bentuk sikap resmi, Hamdani menyatakan akan menyampaikan protes keras dan meminta Pemkab Bireuen melalui Diskominsa agar mengevaluasi kebijakan kerja sama media yang dinilai tidak adil dan tidak berpihak pada media lokal.

Dia meminta Pemkab Bireuen lebih bijak, adil, dan peka. Jangan menjadikan media lokal sebagai penonton di daerah sendiri. Ini soal keberpihakan, transparansi, dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberdayakan media lokal yang sehat.

“Maka harusnya keputusan itu ditinjau ulang, bahkan harus dibatalkan! Supaya hal ini tak menjadi bumerang buat Pemkab Bireuen. Lagi pula anggaran pemerintah itu bukan harta pusaka yang boleh dibagi suka-suka,” pungkas Hamdani.

Protes keras ini diharapkannya, menjadi perhatian Pemkab Bireuen agar ke depan kebijakan kerja sama publikasi media dilakukan secara transparan, adil, dan berpihak pada penguatan media lokal. (Rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...