Pimpinan Media Lokal Bireuen Kecam Keras Diskominsa, Utamakan Jalin Kerja Sama Publikasi dengan Portal Milik Jubir

KABAR BIREUEN, Bireuen – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) yang menjalin kerja sama publikasi kegiatan pemerintah dengan media luar daerah, menuai protes keras dari media lokal di Kabupaten Bireuen.

Keputusan itu dinilai tidak adil dan mengabaikan peran media lokal setempat yang selama ini aktif mendukung penyebarluasan informasi pembangunan di Kabupaten Bireuen.

Pimpinan Redaksi Juang News, Hamdani, dalam rilisnyaa, Rabu (15/4/2026), menyampaikan keberatan dan kecaman terhadap keputusan Diskominsa Bireuen yang mengalokasikan anggaran kerja sama publikasi dengan media yang berdomisili di luar Kabupaten Bireuen. Sementara media lokal Bireuen yang selama ini aktif mendukung kegiatan pemerintah daerah, justru tidak diberi ruang dan peluang.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, Diskominsa Bireuen menjalin kerja sama publikasi dengan media komparatif.id yang beralamat di Banda Aceh. Portal tersebut milik Muhajir Juli, Juru Bicara (Jubir) Pemkab Bireuen.

Total anggaran yang diperuntukkan untuk kerja sama itu sebesar Rp80,5 juta. Rinciannya, untuk media cetak Serambi Indonesia Rp40,5 juta dan media online Komparatif Rp40 juta.

Hamdani menilai, kebijakan bekerja sama dengan media luar kabupaten tersebut mencerminkan sikap Pemkab Bireuen yang tidak peka dan tak berpihak terhadap penguatan media lokal yang tumbuh dan berkembang di daerah sendiri.

“Selama ini ada beberapa media lokal di Bireuen, termasuk Juang News, telah banyak membantu publikasi kegiatan Pemkab Bireuen tanpa meminta bayaran. Namun ketika ada kerja sama berbayar, justru media luar Bireuen yang diprioritaskan. Ini sangat mengecewakan dan melukai semangat dan pengabdian media lokal Bireuen selama ini,” tegas Hamdani.

Menurut Hamdani, sebelumnya dia telah menjalin komunikasi intens dengan Kepala Diskominsa Bireuen, M. Zubair, SH.,MH, dengan berharap media lokal dapat dilibatkan jika ada kerja sama publikasi yang menggunakan anggaran pemerintah.

Kepala Diskominsa Bireuen, M. Zubair, SH.,MH. (Foto: Dok. Pribadi)

“Tidak ada alasan untuk mengabaikan media lokal. Media kami terbit di Bireuen, bekerja di Bireuen, dan melayani informasi masyarakat Bireuen, walau media saya belum terverifikasi Dewan Pers. Tapi ironisnya media yang sudah terverifikasi Dewan Pers pun seperti Kabar Bireuen, tetap tak diberi peluang. Jadi ini maksudnya apa?” tanya mantan Sekretaris PWI Bireuen dua periode ini.

Kalau Pemkab Bireuen serius membangun daerah, kata dia, seharusnya penguatan media lokal menjadi prioritas, karena media massa adalah mitra pemerintah.

Hamdani yang juga pernah menjadi Finalis Anugerah Adiwarta Award tahun 2009 dan 2010 ini juga menegaskan, alasan tidak adanya pengajuan proposal dari media lokal tidak dapat dijadikan pembenaran, karena tanpa informasi terbuka mengenai ketersediaan anggaran kerja sama media, maka mustahil media-media mengajukan penawaran.

“Kalau memang niatnya baik dan transparan, seharusnya media lokal diberitahu sejak awal. Jangan kemudian mencari-cari alasan. Ini menyangkut komitmen pemerintah dalam mendukung ekosistem pers lokal,” jelas pemenang Mochtar Loebis Award tahun 2010 silam untuk kategori Pelayanan Publik ini.

Menurut Hamdani, kebijakan tersebut berpotensi mematikan peran media lokal dan menghambat perkembangan industri pers di Kabupaten Bireuen. Padahal, media lokal adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun partisipasi publik, menyampaikan informasi pembangunan, dan menjaga kontrol sosial di daerah.

Sebagai bentuk sikap resmi, Hamdani menyatakan akan menyampaikan protes keras dan meminta Pemkab Bireuen melalui Diskominsa agar mengevaluasi kebijakan kerja sama media yang dinilai tidak adil dan tidak berpihak pada media lokal.

Dia meminta Pemkab Bireuen lebih bijak, adil, dan peka. Jangan menjadikan media lokal sebagai penonton di daerah sendiri. Ini soal keberpihakan, transparansi, dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberdayakan media lokal yang sehat.

“Maka harusnya keputusan itu ditinjau ulang, bahkan harus dibatalkan! Supaya hal ini tak menjadi bumerang buat Pemkab Bireuen. Lagi pula anggaran pemerintah itu bukan harta pusaka yang boleh dibagi suka-suka,” pungkas Hamdani.

Protes keras ini diharapkannya, menjadi perhatian Pemkab Bireuen agar ke depan kebijakan kerja sama publikasi media dilakukan secara transparan, adil, dan berpihak pada penguatan media lokal. (Rel)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polres Bireuen Ikuti Apel Gabungan Bersama TNI Jelang Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Polres Bireuen mengikuti apel gabungan bersama dengan Kodim 0111/Bireuen dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Damai Aceh Ke...

Fikom Umuslim dan Panwaslih Bireuen Kolaborasi, Mahasiswa Informatika Bakal Magang di Lembaga Pengawas Pemilu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) memperkuat kolaborasi dengan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen melalui kerja sama di...

Ratusan Warga Bireuen Akan Ikuti Zikir dan Doa Bersama di Masjid Baiturahman, Tuih Alkhair:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Ratusan warga dari berbagai pelosok desa setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen diperkirakan akan berangkat menuju Kota Banda Aceh untuk mengikuti  zikir...

Edukasi Ratusan Penyintas Bencana, Politeknik Pelayaran Malahayati Gelar KPM Berdampak di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) Berdampak di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Rabu (12/8/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan...

Pertemuan Penyair Nusantara XIV, Kapolres Bireuen Terima Penghargaan Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam...

KABAR POPULER

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Dipecat, Ipda FJ Didemosi atas Insiden Tewasnya...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh—Oknum polisi berinisial RF (31) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate di Kabupaten Bireuen...

Kapolda Aceh: Pemasok Cartridge Mengandung Etomidate di Bireuen Masuk DPO

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, mengungkap pemasok cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate dalam kasus narkotika di...

Sambut HUT ke- 81 RI, Pemkab Bireuen Bagikan 800 Bendera Merah Putih

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen meluncurkan...

Polemik Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Puluhan Warga Matang Sagoe Datangi Kejari Bireuen

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Puluhan perwakilan masyarakat bersama sejumlah tokoh Gampong Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen pada Senin, 10 Agustus 2026. Kedatangan...

Kelompok Tani Bireuen Bantah Program CSB, Oplah, dan Irpom Tak Bermanfaat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bireuen turun tangan mengkoordinasikan pertemuan antara kelompok tani penerima manfaat, para keuchik, dan pihak media, Minggu...