KABAR BIREUEN, Peusangan – Mulai tahun 2025, Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tingkat pengecer sebesar 20 persen.
“Pada masa Presiden Bapak Prabowo-lah harga pupuk bersubsidi murah, karena yang disubsidi oleh Pemerintah harganya bukan pupuk. Namun Bapak Prabowo buat kebijakan, subsidi harga dan pupuk. Ini sangat menguntungkan bagi petani di seluruh Indonesia.”
Demikian disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, TA Khalid pada acara silaturahmi dengan Pengurus Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen di Z Coffee Matangglumpangdua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Minggu (11/10/2026).
Menurut TA Khalid, periode pertama menjabat Anggota DPR, ia memperjuangkan kepada Pemerintah agar dilakukan program subsidi harga pupuk. Tetapi, pada saat itu upaya dilakukannya selalu gagal.
“Saat itu saya selalu menyuarakan subsidi harga pupuk, namun tidak disahuti. Makanya dulu harga pupuk bersubsidi tetap mahal,” ungkapnya.
BACA JUGA: Harga Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, TA Khalid Minta Kios yang Nakal Ditindak Tegas
Ia juga menyinggung adanya oknum-oknum nakal yang mempermainkan harga pupuk.
Lalu ia meminta kepada anggota Tani Merdeka Indonesia yang ada di Kabupaten Bireuen untuk ikut berperan mengawasi penjualan pupuk bersubsidi.
“Kalau ada kios atau pengecer yang menjual harga pupuk melebihi ketentuan laporkan kepada kami. Pasti ditindak apabila terbukti,” tegasnya.
Politikus yang juga mantan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Aceh ini mengingatkan kepada distributor, agen dan pengecer tidak menyulitkan petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai harga ditetapkan Pemerintah.

Pada kesempatan itu TA Khalid juga menanggapi pertanyaan pengurus Tani Merdeka Indonesia Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, terkait program rehabilitasi sawah yang rusak akibat banjir akhir tahun 2025 lalu.
“Sawah yang rusak ringan dan rusak sedang akan ditangani oleh Kementerian Pertanian. Dan yang rusak berat ditangani Kementerian PU,” jelas DPR Dapil Aceh-2 yang juga Koordinator Satgas Galapana Aceh dan Sumatera.
Ia menyebutkan, sebagai Koordinator Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana (Satgas Galapana) DPR RI, tugasnya saat ini tidak hanya yang berurusan dengan Komisi IV.
BACA JUGA: Dirjen LIP Apresiasi Anggota DPR TA Khalid Atas Percepatan Rehab Lahan Pertanian Paska Bencana
“Mungkin sekali – kali saya ada di jalan dan jembatan rusak, jangan heran. Karena tugas saya sebagai Satgas Galapana melakukan koordinasi dengan lintas Kementerian terkait,” papar TA Khalid.
15 Januari 2027 Irigasi Pante Lhong Rehab Total
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE MM pada kesempatan sama menginformasikan, bahwa Pemerintah akan melakukan perbaikan permanen terhadap Daerah Irigasi (DI) Pante Lhong yang rusak akibat banjir.
Ia meminta kepada pengurus Tani Merdeka Indonesia yang ada di Kabupaten Bireuen untuk meneruskan informasi tersebut kepada petani di wilayah masing-masing.
“Tolong disampaikan kepada petani, pintu air untuk musim tanam ini akan dibuka pada 15 Oktober 2026. Dan mulai 15 Januari 2027 akan ditutup karena dilakukan perbaikan total termasuk jaringan irigasinya,” ujar Mulyadi
Selain dihadiri Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, pertemuan Anggota Komisi IV DPR RI dengan Pengurus Tani Merdeka Indonesia tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dari 17 kecamatan. (Rizanur)













