KABAR BIREUEN, Gandapura — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen. Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, Kamis (8/10/2026), mendatangi Suryani (50), warga Dusun Drin Bungkok, Gampong Cot Tunong, Kecamatan Gandapura, yang kehilangan rumah, harta benda, hingga sepeda motor akibat kebakaran yang terjadi pada Rabu malam (7/10/2026).
Di tengah puing-puing rumah yang masih menyisakan bekas kebakaran, Edi Saputra menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada Suryani dan keluarganya. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang kini harus menghadapi kehilangan tempat tinggal dan sumber penunjang aktivitas mencari nafkah.
Suryani diketahui hidup dalam kondisi ekonomi terbatas. Ia sehari-hari bekerja sebagai buruh dengan penghasilan yang tidak tetap untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Musibah kebakaran itu membuat sebagian besar bangunan rumah dan harta benda miliknya ludes terbakar. Tak hanya rumah, sepeda motor Honda Beat tahun 2016 yang selama ini digunakan Suryani untuk menunjang aktivitas pekerjaan juga ikut terbakar.
Kehadiran Edi di lokasi turut didampingi Camat Gandapura Birul Walidin, Keuchik Gampong Cot Tunong Hasbalah, Kepala Dusun Drin Bungkok, serta sanak keluarga korban. Mereka bersama-sama melihat kondisi rumah yang terbakar dan memberikan dukungan kepada Suryani.
Suasana haru masih terasa di lokasi. Puing-puing rumah menjadi gambaran beratnya musibah yang kini harus dihadapi Suryani. Dalam kondisi tersebut, kehadiran PMI, pemerintah kecamatan, aparatur gampong, kepala dusun, dan keluarga menjadi penguat bagi korban agar tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
Edi Saputra mengatakan, kehadiran PMI bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kita datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga membawa kepedulian. Musibah seperti ini bisa terjadi kepada siapa saja. Hari ini beliau membutuhkan uluran tangan kita,” ujar Edi Saputra.
Menurut Edi, kebutuhan Suryani tidak berhenti pada bantuan untuk menghadapi kondisi darurat. Kehilangan tempat tinggal dan kendaraan yang selama ini digunakan untuk bekerja membuat keluarga tersebut masih membutuhkan dukungan agar dapat kembali menjalani kehidupan.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana Ibu Suryani dan anak-anaknya bisa kembali memiliki tempat berteduh dan memiliki kemampuan untuk melanjutkan kehidupan. Semoga bantuan ini menjadi sedikit penguat di tengah ujian yang sedang beliau hadapi,” katanya.
Edi berharap, kepedulian terhadap Suryani dan keluarganya dapat terus berlanjut dari berbagai pihak. Dukungan tersebut dinilai penting agar korban dapat segera bangkit dan kembali memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal serta kendaraan yang menjadi penunjang pekerjaannya.
BACA JUGA: Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen PMI Kabupaten Bireuen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi keadaan darurat dan membutuhkan dukungan kemanusiaan.
Bagi Suryani, kebakaran mungkin telah menghanguskan rumah, kendaraan, dan harta benda yang dikumpulkan selama bertahun-tahun. Namun, di tengah puing-puing yang tersisa, kepedulian dari berbagai pihak menjadi tanda bahwa ia dan keluarganya tidak menghadapi musibah tersebut seorang diri.
Di antara puing-puing itu, harapan untuk bangkit masih ada. Dari kepedulian dan uluran tangan banyak pihak, harapan tersebut perlahan dapat kembali dinyalakan. (Suryadi)










