KABAR BIREUEN, Bireuen – Ir. H. Mukhlis, ST dinilai telah banyak melakukan terobosan selama menakhodai Kabupaten Bireuen yang berdampak terhadap kepentingan masyarakat.
Penilaian itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRK Bireuen, Yusriadi kepada Kabar Bireuen melalui pesan WhatsApp, Rabu malam (30/9/2026).
“Banyak terobosan dilakukan oleh Bupati Bireuen, Haji Mukhlis dalam setahun terakhir memimpin Kabupaten Bireuen. Dan patut diapresiasi atas capaian kinerja baiknya selama ini,” ujar Yusriadi.
Menurutnya, kepemimpinan Bupati Mukhlis semakin kuat, dengan sikap responsif terhadap berbagai kepentingan masyarakat kecil.
“Komunikasi yang dibangun oleh Haji Mukhlis dengan berbagai pihak juga sangat bagus. Pelayanan publik terlihat adanya perubahan ke arah lebih baik,” ucap politikus PKS yang akrab disapa Abu Yus.
Politikus asal Dapil 1 Bireuen (Kecamatan Kota Juang – Kuala) ini mencatat, lima capaian kinerja Bupati Mukhlis selama menakhodai Kabupaten Bireuen.
“Ada lima capaian fundamental yang patut dicatat sebagai prestasi Pemerintah Kabupaten Bireuen saat ini,” kata Abu Yus.
Sebutnya, Kabupaten Bireuen sebagai daerah tercepat dalam penanganan dampak bencana banjir bandang 26 November 2025.
“Ketika daerah lain masih melakukan pendataan, Bireuen di bawah komando Bupati H. Mukhlis Takabeya sudah bergerak di lapangan. Evakuasi, distribusi logistik, alat berat, dan pemulihan layanan publik langsung berjalan. Ini bukti pemimpin yang hadir saat rakyat susah. Bireuen menjadi kabupaten pertama yang paling cepat dalam proses penanganan banjir,” kata Yusriadi.
Lalu, Qanun Penyertaan Modal PDAM Krueng Peusangan lahir masa kepemimpinan Mukhlis.
“Puluhan tahun PDAM Krueng Peusangan berjalan tanpa Qanun. Dan masa Bupati Mukhlis lah Qanun Penyertaan Modal PDAM Krueng Peusangan dilahirkan,” imbuhnya.
Menurutnya, dengan adanya Qanun tersebut akan berdampak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Muaranya kan untuk kepentingan rakyat,” sebutnya.
Selain itu, pada masa Pemerintahan Mukhlis juga dilahirkan Qanun Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
“Ini (Qanun TJSLP) bukan sekedar peraturan daerah biasa, melainkan bukti nyata kerja pimpinan daerah dalam melindungi rakyat. Selama ini CSR perusahaan tidak jelas arahnya. Dengan adanya Qanun ini, tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sudah jelas,” paparnya.
Keempat, kata Yusriadi, sebagai kepala daerah, Haji Mukhlis berhasil menyelesaikan persoalan tukar guling aset Pemkab Bireuen dengan aset TNI Angkatan Darat yang telah berlarut selama belasan tahun.
“Setelah beliau dilantik, persoalan tukar guling tanah di belakang RSUD dr Fauziah Bireuen selesai. Sudah berapa Bupati berganti persoalan itu tidak selesai. Ini berkat komunikasi dan hubungan yang baik beliau dengan pimpinan TNI. Dan tanah itu dimanfaatkan untuk perluasan atau pengembangan rumah sakit (RSUD dr Fauziah),” katanya.
Selain itu, lanjutnya, Bupati Mukhlis membentuk tim pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) atau aset daerah, berupa tanah dan toko.
“Beberapa waktu lalu tim Pemkab Bireuen sudah melakukan pemasangan plang aset di Kecamatan Gandapura. Dan komitmen Bupati untuk mengembalikan aset-aset yang hilang harus kita dukung, karena aset itu manfaatnya bagi kepentingan masyarakat juga,” ujar Abu Yus lagi.
Terakhir, menurut Yusriadi, pengesahan Perubahan APBK Bireuen Tahun Anggaran 2026 dilakukan tepat waktu.
“Pengesahan Perubahan APBK Bireuen tepat waktu membuktikan hubungan eksekutif dan legislatif sangat harmonis untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. (Rizanur)












