KABAR BIREUEN, Peusangan — Rektor Universitas Almuslim (Umuslim), Dr. Marwan, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk menjaga dan meningkatkan mutu akademik Program Studi Informatika Medis Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Umuslim. Komitmen tersebut ditegaskan saat pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Informatika Medis yang digelar secara daring, Kamis (8/10/2026).
Bagi Umuslim, asesmen tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas program studi yang baru berusia tiga tahun itu tetap terjaga, meski hingga kini belum meluluskan alumni.
“Prodi ini baru berjalan tiga tahun dan belum meluluskan alumni. Asesmen perdana ini adalah bukti komitmen kami untuk terus melangkah dan memastikan mutu akademiknya terjamin,” ujar Dr. Marwan dalam sambutannya di hadapan tim asesor dan sivitas akademika Fikom Umuslim.
Asesmen tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom) dengan menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Yuhandri, S.Kom., M.Kom. dari UPI YPTK Padang dan Dr. Drs. Sri Mulyana, M.Kom. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Marwan menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para asesor yang telah melaksanakan asesmen lapangan terhadap Program Studi Informatika Medis. Saat itu, dia didampingi jajaran wakil rektor dan kepala biro Umuslim.
Menurutnya, asesmen perdana ini menjadi pijakan penting bagi pengembangan Program Studi Informatika Medis sekaligus bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Rektor juga memaparkan sejumlah capaian Universitas Almuslim dan program studi di lingkungan kampus dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan lima program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Umuslim meraih predikat akreditasi Unggul.
Dekan Fikom Umuslim, Riyadhul Fajri, S.S.T., M.Kom., didampingi Ketua Program Studi Informatika Medis, Heri Gustami, M.Kom., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja mempersiapkan pelaksanaan asesmen.
Dia juga mengapresiasi tim asesor LAM Infokom yang telah melakukan asesmen secara daring.

“Ini merupakan asesmen pertama bagi Program Studi Informatika Medis karena prodi ini masih tergolong baru, baru berjalan tiga tahun dan belum memiliki alumni,” kata Riyadhul.
Menurutnya, asesmen tersebut merupakan tahapan penting dalam proses penilaian mutu akademik sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki dan mengembangkan kualitas pembelajaran ke depan.
“Kami berharap asesmen pertama ini memberikan hasil yang maksimal dan menjadi pijakan untuk perbaikan pembelajaran serta peningkatan nilai akreditasi ke depan,” ujarnya.
Riyadhul optimistis Program Studi Informatika Medis mampu memperoleh hasil optimal dan berkembang menjadi salah satu program studi favorit, tidak hanya di lingkungan Umuslim, tetapi juga di Provinsi Aceh.
Optimisme serupa disampaikan Ketua Program Studi Informatika Medis, Heri Gustami, M.Kom. Ia mengatakan tim prodi telah mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk dokumen dan administrasi, untuk mendukung kelancaran asesmen perdana tersebut.
“Semoga hasil asesmen ini maksimal. Ke depan, kami akan terus mempersiapkan prodi ini agar menjadi prodi favorit di Umuslim dan di Provinsi Aceh secara umum,” kata Heri.
Dalam proses asesmen, tim asesor melakukan pemeriksaan terhadap sembilan instrumen akreditasi. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari visi dan misi, tata kelola, kualifikasi dosen, sarana dan prasarana, hingga capaian Tridharma Perguruan Tinggi.
Asesor juga melakukan wawancara secara daring dengan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain pimpinan universitas, pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, dosen, tenaga kependidikan, perwakilan mahasiswa, serta pengurus organisasi mahasiswa seperti BEM dan HMJ.
Pelaksanaan asesmen tersebut turut dihadiri unsur Yayasan Almuslim Peusangan, jajaran pimpinan Umuslim, kepala biro, dekan dan wakil dekan Fikom, Kasubbag Akademik, dosen, BEM, HMJ, serta mahasiswa. (Red)












