Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen akan menggelar Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen. Mengusung tema “Bireuen Berselawat”, perhelatan agung religius ini dirancang sebagai ajang silaturahmi akbar sekaligus wujud rasa syukur masyarakat Kota Santri.
Kenduri Maulid Akbar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026, di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Cot Gapu. Panitia menyiapkan 5.850 porsi Bu Kulah yang akan disajikan bersama oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), lembaga keistimewaan, BUMN/BUMD, perbankan, serta 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar atau yang akrab disapa Cek Wan, menyampaikan, seluruh persiapan, termasuk logistik dan rangkaian acara, terus dimatangkan.
Cek Wan dipercayakan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, sebagai Ketua Seksi Perayaan Maulid pada Panitia Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen.
“Insya Allah, peringatan Maulid Nabi tahun ini terasa sangat istimewa karena kita satukan dengan momentum peringatan HUT ke-27 Kabupaten Bireuen di Lapangan Upacara Kantor Lusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. Melalui tema ‘Bireuen Berselawat’, kita ingin membumikan selawat, mengagungkan syiar Islam, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di antara jajaran pemerintah, ulama, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Cek Wan kepada Kabar Bireuen, Jumat (25/9/2026).
Tidak hanya menyajikan Bu Kulah, menurut Cek Wan, panitia juga menyiapkan “Kuwah Kari Daging Sapi khas Bireuen” sebagai pelengkap hidangan kenduri.
Sebanyak lima ekor sapi pilihan akan dimasak langsung di lokasi menggunakan 20 kuali besar. Proses memasak akan melibatkan juru masak profesional dengan racikan bumbu dan rempah khas Bireuen.
Puluhan tenda kerucut akan didirikan mengelilingi lapangan upacara di belakang Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. Sebanyak 41 tenda disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kenduri sekaligus menjadi ruang berkumpul masyarakat dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Semangat kepedulian sosial juga menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Pemerintah Kabupaten Bireuen akan mengundang 200 anak yatim dari 17 kecamatan untuk menikmati hidangan Maulid bersama.
Selain makan bersama, anak-anak yatim tersebut juga akan menerima santunan yang bersumber dari gaji Bupati Bireuen, Mukhlis, selama tahun 2026.
“Selain kebersamaan dalam kenduri, inti dari ajaran Rasulullah adalah kepedulian sosial. Karena itu, Pemkab Bireuen juga akan mengundang khusus 200 anak yatim dari 17 kecamatan untuk menyantap hidangan bersama, sekaligus menerima santunan dari gaji Bupati Bireuen yang diterima selama tahun 2026,” ungkap Cek Wan.
Nuansa religius akan semakin terasa melalui penampilan tim zikir pilihan dari Kabupaten Bireuen. Mereka akan tampil di panggung zikir yang berada di tengah lapangan untuk mengiringi rangkaian kegiatan dengan lantunan selawat dan zikir.
Kemudian, rangkaian “Bireuen Berselawat” berlanjut pada malam hari melalui kegiatan Syiar dan Dakwah (Tablig Akbar) yang dipusatkan di Kompleks Masjid Agung Sulthan Jeumpa Bireuen.
Tablig akbar tersebut akan menghadirkan penceramah nasional dari Jakarta. Sebelum tausiah dimulai, acara akan diawali penampilan Tim Hadrah dari dayah lokal.
Cek Wan berharap, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berlangsung lancar dan menjadi momentum kebersamaan bagi masyarakat Bireuen.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen agar perhelatan ‘Bireuen Berselawat’ ini berjalan lancar, tertib, dan membawa keberkahan bagi daerah kita tercinta,” ujarnya. (Suryadi)











