KABAR BIREUEN – Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, Ir Ibrahim Ahmad, M.Si secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pembumian Nilai – nilai Luhur Pancasila Tahun 2023.
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen, berlangsung di Oproom Puspemkab Bireuen, Jumat. (8/12/2023).
Plt, Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, Nurhayati, SE diwakili Analis Sosial Budaya Kesbangpol, T Surya Putra Syahfourna S.H, melaporkan, kegiatan Sosialisasi Pembumian Nilai – Nilai Luhur Pancasila ini diikuti sebanyak 90 peserta.
Peserta tersebut terdiri para mahasiswa, tokoh muda dari beberapa desa serta unsur media dalam Kabupaten Bireuen.
Dijelaskan, sosialisasi ini dilaksanakan dengan tujuan, menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi Warga Negara yang bertanggungjawab.
Kemudian, menambah wawasan mengenai nilai-nilai pancasila sebagai wujud dari persatuan dan kesatuan bangsa yang perlu dilestarikan.
Selanjutnya, untuk menjadikan pancasila sebagai ideologi yang sakti yang mampu memperkuat kedaulatan berbangsa dan bernegara bagi masyarakat generasi muda.
Dan untuk membangkitkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda dalam mengembangkan nilai-nilai pancasila sebagai dasar Negara yang sudah banyak tergerus oleh pengaruh budaya luar.
“Pemateri kegiatan ini terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Bireuen, unsur Polres Bireuen dan unsur Kodim 0111/Bireuen,” ujarnya.
Adapun materi yang disampaikan, yakni Peran Pemerintah Dalam Melestarikan Nilai-nilai Pancasila Sebagai Pilar Hidup Bangsa.
Kemudian, Peran Polres Dalam Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila Sebagai wujud Cinta Tanah Air Dan Peran Kodim Dalam Penguatan Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Wujud Ketahanan Bangsa.
“Sasaran kegiatan dilaksanakan kepada mahasiswa dan tokoh muda guna bertambahnya pengetahuan bagi generasi milenial agar dapat hidup berdasarkan nilai-nilai luhur pancasila dan dapat lebih mengembangkan sikap cinta tanah air,” jelasnya.
Sementara itu Sekda Bireuen, Ibrahim Ahmad, dalam sambutannya membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Bireuen.
Pancasila sarat dengan nilai-nilai luhur bangsa yang berintikan semangat gotong royong di atas keberagaman yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari namun
harus diakui implementasi nilai-nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praktis pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara masih jauh dari yang diharapkan
“Apalagi pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi yang dapat menggerus budaya lokal berganti budaya asing,” jelasnya.
Untuk itu di perlukan adanya penguatan nilai-nilai pancasila melalui gerakan pembumian pancasila untuk menanamkan nilai-nilai luhur pancasila dalam kehidupan masyarakat.
Terutama generasi muda sebagai ujung tombak pertahanan suatu bangsa dengan membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang penuh prestasi menuju arah pembangunan yang dapat bersaing dengan negara lain dan selalu menjaga harkat dan martabat bangsa sesuai dengan nilai-nilai luhur pancasila.
Oleh karena itu nilai-nilai luhur harus terus disesuaikan untuk menangkal pengaruh eksternal negatif salah satunya dengan cara melestarikan, memajukan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya bangsa dan menginternalisasikan dalam masyarakat khususnya generasi muda.
Menurutnya, diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk memajukan budaya dan membangun karakter bangsa dengan pembumian nilia-nilai pancasila dan membangun komitmen dan berpegang teguh pada nilai-nilai luhur budaya bangsa untuk memajukan negeri ini tanpa harus terbawa oleh pengaruh asing yang berpotensi mengikis nilai bangsa.
Para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat secara bersama-sama harus mampu mewarisi budaya yang sarat nilai-nilai luhur kebangsaan kepada generasi penerus ini perlu diwujudkan agar tidak lagi pemahaman yang keliru terhadap nilai-nilai budaya yang dimiliki bangsa ini.
Pj Bupati melalui Sekda berharap generasi muda harus terus berkarya ditengah-tengah kemajuan teknologi dan banyaknya persoalan bangsa dengan semangat gotong royong dan bersatu seperti logo kita tahun 2023 terus melaju untuk Indonesia maju dan mempersatukan kita dalam keadaan apapun,
“Mari kita bersatu padu jangan bercerai berai dan semakin memperkokoh semangat dan jiwa kebangsaan kita dalam menghadapi semua persoalan anak bangsa,” pungkasnya. (Herman Suesilo)










