KABAR BIREUEN– Remaja 15 tahun warga Gampong Lueng Baroe, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen yang sempat hanyut terbawa arus Krueng Peusangan, Rabu (20/12/2017) lalu akhirnya berhasil ditemukan.
Jenazah Syahrul Abdullah ditemukan Minggu (24/12/2017) siang sekira pukul 13.35 Wib, setelah pencarian selama lima hari tersebut kemudian dibawa ke rumah duka.
Koordinator Pos SAR Bireuen Reza Septiawan kepada media menyebutkan, korban ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi dia hanyut.
“Terima kasih kepada semua unsur yang terlibat dalam pencarian korban,” sebut Reza.
Korban Syahrul Abdullah diduga terpeleset ke Krueng Peusangan saat hendak buang hari besar, dia terseret arus sungai.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Muhammad Nasir.SP.M.S.M meniturkan, kronologis kejadian, usai makan siang korban bersama empat orang kawannya pergi bermain ke daerah pinggiran Krueng Peusangan kebetulan korban saat itu sempat minta pamit sama temannya untuk membuang air besar ke sungai.
Baju dan celana telah dibuka , dia pun langsung menuju ke arah sungai lebih kurang 10 meter dari tepi sungai korban terpeleset dan terseret oleh arus.
“Pada saat korban jatuh dan terseret sempat meminta pertolongan kepada teman-temannya yang sebaya sedang menunggu di darat , namun karena arus air Krueng Peusangan dalam dan deras, kawannya tidak bisa memberi pertolongan,” sebutnya.
Sehingga korban dinyatakan tenggelam dan terbawa oleh arus pada Rabu 20 Desember 2017 sekira pukul 16.00 WIB.
Tim SAR dan BPBD Bireuen melakukan pencarian jasad korban dengan menurunkan dua unit robber boat.
Tim melakukan penyisiran dilaksanakan sampai batas bendungan karet irigasi Gampong Blang Mee, Kecamatan Kutablang sejauh 7 kilometer.
Pencarian korban dibantu oleh masyarakat , TNI /Polri, Tagana dan Rapi.(Ihkwati).











