Satgas PRR Siapkan Pola Pemulihan Sawah Rusak Berat di Wilayah Terdampak Bencana

KABAR BIREUEN, Jakarta– Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menyelaraskan penanganan sawah rusak berat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Langkah ini diarahkan agar lahan pertanian yang terdampak dapat kembali produktif sehingga petani bisa segera memperoleh kembali sumber penghidupannya.

Penanganan sawah rusak berat membutuhkan pendekatan berbeda karena.karakter kerusakan di setiap wilayah tidak sama.

Endapan lumpur, material batu, perubahan bentang lahan hingga persoalan suplai air membuat rehabilitasi tidak dapat dilakukan dengan satu pola penanganan yang seragam.

Wakil Ketua Data Posko Satgas PRR Brigjen TNI Andre Julian mengatakan pemerintah daerah perlu terlebih dahulu melakukan empat pemetaan utama, meliputi bentang lahan, suplai air, potensi pemanfaatan lahan, dan batas.kepemilikan.

BACA JUGA:1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

Data tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan metode rehabilitasi dan kebutuhan dukungan pada masing-masing lokasi.

“Dari keseluruhan empat pemetaan yang kita butuhkan itu, mohon nanti.pemda juga membentuk semacam kelompok atau tim untuk menangani masalah.sawah rusak ini,” kata Andre dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Sawah Terdampak Rusak Berat, Kamis (6/8/2026).

Hasil pemetaan selanjutnya akan disinkronkan dengan program kementerian/lembaga agar penanganan lahan berjalan terpadu.

Keterlibatan lintas sektor diperlukan karena pemulihan sawah rusak berat tidak hanya menyangkut pertanian, tetapi juga jaringan irigasi dan sumber air,.kondisi lahan, pertanahan, hingga pembiayaan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Kepala Posko Nasional Satgas PRR Irjen Wahyu Bintono Hadi Bawono mengatakan pembahasan pemulihan sawah rusak berat telah melibatkan antara lain Kementerian Pertanian, BRIN, BMKG, serta Kementerian ATR/BPN.

“Terhadap lahan sawah yang mengalami rusak berat ini memerlukan dukungan yang melibatkan banyak stakeholder, berbeda dengan yang rusak ringan dan rusak sedang,” kata Wahyu.

BACA JUGA:Ratusan Hektare Sawah Masih Tertimbun Endapan Banjir, Pendapatan Petani Kuta Blang Terpuruk

Pemulihan lahan pertanian beserta jaringan irigasi dan sektor pendukungnya telah masuk dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.

Pemerintah juga telah menyalurkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terdampak. Satgas PRR mendorong pemerintah daerah.mengoptimalkan dukungan tersebut dan menyelaraskannya dengan program kementerian/lembaga untuk mempercepat pemulihan sawah.

Pola penanganan yang dapat direplikasi mulai terlihat di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Satgas PRR yang dipimpin Wakil Kepala Posko Nasional Satgas PRR Marsma TNI Ridha Hermawan pada Rabu (5/8/2026), rehabilitasi 62,4 hektare sawah terdampak di Desa Teluk Halban, Kecamatan Bendahara, telah selesai dilaksanakan melalui pengerukan sedimen dan pengolahan lahan hingga memasuki tanam perdana pada 16 Juli 2026.

Pemulihan sawah Teluk Halban merupakan bagian dari Program Optimalisasi.Lahan (Oplah) Tahap I Kementerian Pertanian dengan dukungan Kodim 0117/Aceh Tamiang. Keberhasilan mengembalikan lahan terdampak hingga.kembali memasuki masa tanam dinilai dapat menjadi model percepatan rehabilitasi sawah di wilayah lain dengan karakter kerusakan yang sesuai.

Satgas PRR merekomendasikan Kementerian Pertanian bersama pemerintah.daerah segera mengidentifikasi dan menetapkan lokasi prioritas berikutnya.

Pola penanganan Teluk Halban dapat diadaptasi berdasarkan hasil pemetaan masing-masing wilayah, sementara persoalan yang membutuhkan intervensi sektor lain diselesaikan secara terkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tim Dokter RSUD dr Fauziah Bireuen Berhasil Angkat Tumor 15 Kg dari Wanita Lansia...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen berhasil mengangkat tumor seberat 15 kg dari pasien lansia berusia...

Dosen Pascasarjana UNIKI Raih Sertifikasi Internasional CIFA, Perkuat Pengembangan Ekonomi Syariah di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Aceh. Dosen Program Pascasarjana Magister Manajemen, Dr. H. Kamaruddin,...

Aksi Kemanusiaan Peringati HUT ke-53, Bank Aceh Syariah Cabang Bireuen Kumpulkan 162 Kantong Darah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bank Aceh Syariah (BAS) Cabang Bireuen, menyelenggarakan aksi kemanusiaan donor darah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Bank...

HUT ke-53 Bank Aceh: Momentum Memperkuat Amanah, Menumbuhkan Keberkahan Bagi Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Memasuki usia ke-53 tahun, Bank Aceh terus mempertegas komitmennya sebagai bank kebanggaan masyarakat Aceh yang tidak hanya berperan sebagai...

Tiga Jembatan yang Putus Akibat Banjir Segera Dibangun, Bupati Mukhlis: Anggarannya Hampir Setengah Triliun

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun kembali jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen yang putus akibat diterjang banjir...

KABAR POPULER

Tanggapi Aduan Warga ke Wapres, Pemkab Bireuen Sampaikan Data Riil Bantuan Banjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Munculnya video wawancara Wapres Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah orang yang mengaku korban banjir di Bireuen, telah menimbulkan kehebohan secara luas. Menanggapi hal...

Wapres Gibran Tinjau Revitalisasi SDN 7 Jangka, Kepala Sekolah Harap Bantuan Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025, mendapat perhatian langsung...

Tiga Jembatan yang Putus Akibat Banjir Segera Dibangun, Bupati Mukhlis: Anggarannya Hampir Setengah Triliun

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Selatan - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun kembali jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen yang putus akibat diterjang banjir...

MIN 18 Bireuen Dibobol Maling, Gasak Tiga Laptop, Printer dan PC

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Aksi pencurian kembali menyasar lingkungan sekolah di Kabupaten Bireuen. Kali ini, pelaku membobol ruang Tata Usaha (TU) MIN 18 Bireuen...

Dinilai Sangat Bermanfaat, Petani di Bireuen Harap Kementan Lanjutkan Program Cetak Sawah Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sejumlah petani di Kabupaten Bireuen berharap Kementerian Pertanian Republik Indonesia tetap melanjutkan proyek Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang sedang dikerjakan...