KABAR BIREUEN, Jeumpa — Duka mendalam menyelimuti warga Dusun Buket Paya, Gampong Seuleumbah, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, setelah kebakaran hebat menghanguskan dua unit rumah hingga rata dengan tanah, Senin (21/9/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut mengakibatkan keluarga Juhari (55) dan Iwan Saputra kehilangan tempat tinggal beserta harta benda yang mereka miliki.
BACA JUGA: Dua Rumah Permanen dan Satu Truk Ludes Terbakar di Gampong Seuleumbah
Sehari setelah musibah, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., turun langsung ke lokasi, Selasa (22/9/2026) pagi. Kedatangannya untuk melihat kondisi para korban sekaligus menyerahkan bantuan darurat dan memberikan dukungan moral kepada keluarga yang terdampak.
Di tengah puing-puing rumah yang telah hangus, kehadiran PMI menjadi bentuk kepedulian sekaligus dukungan bagi para korban yang kini harus menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal.
“Tidak ada kata yang mampu mengobati rasa kehilangan atas tempat tinggal yang dibangun dengan keringat dan doa. Namun, kami ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita tidak berjalan sendirian melewati masa-masa sulit ini. Duka warga Seuleumbah adalah duka kita bersama,” ujar Edi Saputra saat berdialog dengan keluarga korban.

Dalam kunjungan tersebut, PMI Kabupaten Bireuen menyalurkan bantuan masa panik berupa kebutuhan pokok dan sejumlah perlengkapan darurat untuk memenuhi kebutuhan awal para korban.
Selain menyerahkan bantuan, Edi Saputra juga menginstruksikan relawan PMI Ranting Kecamatan Jeumpa agar terus bersiaga dan berkoordinasi dengan aparatur gampong serta instansi terkait.
BACA JUGA: Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan para korban dapat terus dipantau sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Edi Saputra berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga Juhari dan Iwan Saputra serta menjadi dukungan awal bagi mereka untuk bangkit dan menata kembali kehidupan setelah musibah kebakaran. (Suryadi)











