KABAR BIREUEN– Tak hanya melakukan Pemugaran Makam Habib Bugak, Perehapan Balai Pengajian Pengecetan Meunasah, pembangunan RTLH, pembuatan cluster sapi.
Dalam Opster TNI, juga melaksanakan salat isya berjamaah dengan warga Desa Kulu Kuta, Kecamatan Kutablang, dilanjutkan memberikan penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Bintal dan Hukum dalam rangka Opster TNI di wilayah Kodim 0111/Bireuen yang dilaksanakan di Meunasah Desa setempat, Selasa malam (17/7/2018)
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Amrul Huda, S.E., M.M., M.Sc, Pasi Intel Dim 0111/Bireuen Kapten Inf Mashudi, PasiTer Dim 0111/Bireuen Kapten Inf Syawaluddin, Pasi Pers Dim 0111/Bireuen Kapten Inf Ikhwan, Camat Kutablang Drs Muhsin, Danposramil Kutablang Pelda Zulfuedy, Kapol sub sektor Kutablang Aiptu Usman, Ketua Pemuda Pancasila Mutttaqin, Kepala Desa Kulu Kuta Fakhruddin, Anggota Posramil dan Staf Ter Dim 0111/Bireuen, perangkat dan masyarakat Desa Kulu Kuta.
Tgk Adnan dalam penyuluhan bintal menyampaikan, persatuan dan kesatuan adalah salah satu yang dapat memperkokoh bangsa Islam harus bersatu demi tegaknya agama Allah sangat penting dalam menjaga persatuan dalam kita shalat saja kita harus selalu kompak.
Penyuluhan Hukum yang disampaikan Kapol Sub Sektor Kecamatan Kutablang, Aiptu Usman disebutkan, masalah narkoba bukan saja dilarang oleh negara tapi agama juga melarang, ciptakan budaya malu saya himbau untuk masyarakat hindari narkoba.
“Jaga anak dan keluarga kita dari penyalahgunaan narkoba dan kecelakaan Lalin yang di atur dalam UU NO 22 TAHUN 2012 untuk lakalalin tetap di periksa sket kecelakaan, tidak lagi seperti prinsip masyarakat dahulu kenderaan yang besar yang salah,” harapnya.
Sementara itu, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda, S.E., M.M., M.Sc. menyebutkan, wawasan adalah cara pandang , indonesia adalah negara yang besar dengan jumlah penduduk lebih kurang 250 juta jiwa, dengan tanah yang subur, geografis strategis dan keanekaragaman suku, etnis, agama, bahasa dan adat istiadat.
Salah satu untuk membuka pintu wawasan adalah bahasa dan itu harus saling menghargai perbedaan. Kalau integritas nasional dibiarkan maka NKRI terpecah pecah dan kekuatan Asing mudah masuk dan ajaklah masyarakat untuk memantapkan kembali wawasan kebangsaan.
“Inti dari wawasan kebangsaan bagaimana cara kita mengambil sikap, gunakan tehnologi secara positif, hindari narkoba,” sebutnya.
Letkol Inf Amrul Huda ditemui usai kegiatan mengaku bahagia dan bangga sudah berada di tengah warga masyarakat Desa Kulu Kuta ini.
“Masyarakatnya yang ramah-ramah mereka juga sangat kompak, terlebih ketika mengikuti kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, bintal dan hukum tadi, mereka terlihat sangat antusias,” pungkasnya. (REL)











