Jumat, 16 Januari 2026

Sarmadoli, Pecatur Sumut Juarai Catur Aceh Open

KABAR BIREUEN– Pecatur asal Medan, Sumatera Utara (Sumut) Sarmadoli berhasil meraih juara Kejuaraan Catur Aceh Open yang berlangsung sejak 16 Mei 2017 lalu.

Sarmadoli berhasil memastikan tampil sebagai juara pertama setelah remis melawan pecatur Aceh Besar Enda Yusra pada babak sembilan atau ronde terakhir di Gedung PWI Aceh di Banda Aceh, Sabtu (20/5/2017).

Sarmadoli berhasil menjuarai Aceh Open setelah meraih poin delapan dari sembilan babak dengan hasil tujuh kali menang dan dua kali remis.

Sedangkan juara kedua diraih pecatur Aceh Tengah Master Nasional (MN) Irwandi yang memperoleh tujuh setengah poin. Dan juara ketiga MN Zulfikar Panjaitan yang juga dari Medan, Sumut

Ketua Pelaksana Kejuaraan Catur Aceh Open Muhammad Hamzah mengatakan, kejuaraan terbuka tersebut diikuti seratus pecatur. Mereka tidak hanya dari kabupaten/kota di Aceh, tetapi juga sejumlah master nasional dari sejumlah provinsi.

“Sebenarnya, antusias pecatur mengikuti kejuaraan ini sangat tinggi. Namun, kami terpaksa membatasi hanya seratus pecatur saja,” kata Muhammad Hamzah yang juga Wakil Ketua Pengprov Percasi Aceh.

Sementara itu, Ketua Pengprov Percasi Aceh Aldin Nl mengatakan, Kejuaraan Catur Aceh Open digelar sebagai ajang mengasah kemampuan pecatur, khususnya dari Aceh serta memperbanyak pengalaman bertanding.

“Pengprov Percasi Aceh terus berupaya memperbanyak kejuaraan catur. Tidak hanya level daerah, tetapi juga tingkat nasional. Bahkan, kami juga berencana menggelar kejuaraan catur internasional di Aceh,” kata Aldin Nl

Namun begitu, lanjut dia, Pengprov tidak bisa berbuat apabila tidak ada dukungan penuh pemerintah daerah. Termasuk dukungan pengurus Percasi di kabupaten/kota dalam mencari bibit pecatur potensial.

“Butuh kerja sama dengan pengurus kabupaten/kota menjaring bibit pecatur. Tanpa kerja sama tersebut, sulit memajukan olahraga catur di Provinsi Aceh,” ujar Aldin Nl

Senada juga diungkapkan Pembina Utama Pengprov Percasi Aceh Jamaluddin T Muku. Ia mengatakan, program pembinaan pecatur harus terus dilakukan.

“Tidak hanya intensitas kejuaraan ditingkatkan, tetapi juga perlu diperbanyak pelatihan serta pembinaan berjangka bagi pecatur,” ungkap Jamaluddin T Muku.

Selain itu, anggota DPR Aceh daerah pemilihan Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang itu juga menyatakan akan mendukung sepenuhnya program Pengprov Percasi Aceh. Tidak hanya kejuaraan, tetapi juga pembinaan.

“Kami meminta Pengprov Percasi Aceh segera menyusun program yang akan diusulkan pada 2018. Tapi, jangan hanya kejuaraan, pelatihan juga perlu diprogramkan,” kata Jamaluddin T Muku. (REL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Guest Teacher SD Sukma Bangsa Bireuen, Hadirkan Wartawan Kenalkan Dunia Jurnalistik kepada Siswa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Wartawan Kabar Bireuen, Ihkwati, hadir sebagai guru tamu untuk memperkenalkan dunia kewartawanan kepada siswa. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi di kelas V...

PMI Bireuen Terima Bantuan Mini Excavator untuk Pelayanan Pembersihan Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen menerima bantuan empat unit mini excavator dari PMI Pusat. Alat itu akan dioperasikan untuk...

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...