KABAR BIREUEN-Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bireuen, H. Mukhlis.SH, meresmikan sasana tinju Bireuen Boxing Camp (BBC) yang terletak di Jalan Bakti Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Sabtu, (19/2/2022) sore.
Ketua sasana tinju Bireuen Boxing Camp, Adnan Adam dalam inti laporannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, KONI Bireuen.
Pertina Bireuen dan semua pihak yang telah mendukung keberadaan sasana tinju Bireuen Boxing Camp ini.
Dikatakan, untuk menciptakan atlet tinju yang berprestasi tentunya dibutuhkan sarana dan prasarana yang memadai.
Disebutkan, sasana tinju BBC ini, belum memiliki ring tinju, dengan adanya ring tinju disasana, tentunya semangat para atlet tinju berlatih semakin tinggi.
“Untuk itu diharapkan dukungan dari pengurus KONI Bireuen beserta pemerintah setempat untuk dapat membantu, pengadaan pemasangan ring tinju tersebut,” sebut Adnan Adam yang juga Keuchik Gampong Bandar Bireuen.
Ketua Pertina Bireuen, Kapten CPM Mulyadi diwakili Zulkifli Ali juga dikenal dengan panggilan Cek Dun, menyambut baik atas kehadiran sasana Bireuen Boxing Camp ini.
Kehadiran sasana tinju BBC ini memang sangat diharapkan para atlet tinju Bireuen untuk tempat mereka berlatih, karena sudah puluhan tahun Bireuen belum memiliki tempat yang permanen untuk atlet tinju berlatih.
Selama ini mereka berlatih selalu berpindah-pindah tempat, namun demikian prestasi yang mereka peroleh diberbagai event sungguh luar biasa, bahkan pada Pra PORA mereka semua meraih tiket ke PORA Pidie 2022.
Dirinya mengakui, para pelatih tinju Bireuen tidak mengenal lelah untuk melatih para atletnya, meskipun mereka tidak dibayar.
Dia mengharapkan, dengan adanya sasana ini, cabang olahraga tinju di Bireuen bertambah gairah lagi seperti dimasa keemasan Ucok Tanamal sang petinju legendaris Indonesia asal Bireuen, yang pernah mengharumkan nama Indonesia melalui ring tinju dunia.
“Semoga di sasana BBC ini, bakal lahir cikal bakal seperti sosok Ucok Tanamal, yang nantinya juga dapat mengharumkan nama Bireuen di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Zulkifli Ali.
Pada kesempatan itu, petinju legendaris Indonesia asal Bireuen,
Ucok Tanamal, turut memberikan motivasi kepada para petinju Bireuen.
Dikatakan kalau kita sudah memilih olahraga tinju, harus betul-betul menjadi atlet tinju, bukan atlet olahraga lain.
Ucok Tanamal berharap kepada atlet tinju Bireuen, untuk rajin latihan, jangan bermalas dan bosan dalam latihan, serap ilmu yang diberikan oleh pelatih.
“Menjadi petinju harus jeli, berani memukul dan tidak mau dipukul dan dalam tinju seni harus dimiliki, menari seperti kupu-kupu menyengat seperti lebah,” ujarnya.
Ketua Umum KONI Bireuen, H Mukhlis Amd SH dalam inti arahannya, mengapresiasi atas lahirnya sasana tinju Bireuen Boxing Camp ini, semoga di sasana ini dapat menciptakan petinju yang berpotensi untuk daerah.
Dikatakan, mengurus olahraga bukanlah hal mudah. Butuh anggaran yang besar. Karena itu butuh dukungan dari semua pihak dan butuh keseriusan pengurus dalam membina atletnya.
Disampaikan, PORA sudah didepan mata, untuk itu dengan adanya sasana ini diharapkan para atlet tinju lebih giat lagi berlatih untuk persiapan di PORA nanti.
“Berlatihlah dengan sunguh-sunguh sehingga pada PORA nanti selain cabang olahraga lainnya, cabor tinju ini dapat meraih medali emas sebanyak-banyaknya,” harap Ketum KONI Bireuen ini.
Peresmian sasana tinju tersebut dihadiri, antara lain para Pengurus harian KONI Bireuen, Camat Kota Juang, pengurus Pertina Bireuen, para mantan pentinju Bireuen, Perwakilan Disporapar, sejumlah Pengurus Cabang Olahraga, pemerhati olahraga dan undangan lainnya. (Herman Suesilo).










