Sabtu, 13 Juni 2026

Resahkan Masyarakat, Penambangan Ilegal di Krueng Bate Iliek Minta Ditertibkan

KABAR BIREUEN– Ketua Umum Forum DAS Krueng Peusangan (FDKP), Suhaimi Hamid meminta polisi untuk menertibakan penambangan illegal yang terjadi di Krueng Bate Iliek.

Berdasarkan data yang dimiliki FDKP, penambangan di Krueng Bate Iliek diduga beroperasi secara illegal.

“Polisi harus menertibkan, karena ativitas penambangan tesebut telah meresahkan masyarakat di Kecamatan Samalanga,” sebut Suhaimi Hamid, Selasa (30/7/2019).

Beroperasinya tambang yang diduga illegal di Krueng Bate Iliek, sebut Suhaimi, telah menyebabkan kondisi air sungai keruh dan tercemar dengan bahan berbahaya, kata dia, air sungai Bate Iliek merupakan sumber air bagi ribuan masyarakat yang berada di hilir Krueng Bate Iliek.

“Karena itu Pemerintah Bireuen juga harus bertindak, Krueng Bate Iliek salah satu icon wisata alam, bila airnya keruh, bagaimana keberlansungan tempat wisata yang paling diminati wisatawan lokal itu, jika wisata Bate Iliek harus tutup, berapa jumlah orang yang kehilangan pekerjaan,”

Diungkapkan Abu Suhai, berdasarkan data yang diperoleh FDKP, di Krueng Bate Iliek hanya ada satu izin tambang, namun yang bersangkutan tidak melakukan aktivitas saat ini.

“Jadi, dugaan kita, sejumlah penambangan yang beroperasi sekarang ini adalah illegal, salah satu yang beroperasi saat ini sangat dekat dengan bendungan, ancamannya adalah bendungan jatuh dan saluran irigasi terganggu,” sebut Abu Suhai.

Dia juga berharap, semua pihak sadar akan ancaman yang terjadi, Suhaimi mengingatkan, jangan sampai bencana terjadi, baru semua pihak berlomba-lomba membantu warga yang terkena bencana.

“Sumber air Krueng Bate Iliek juga dimanfaatkan ribuan santri di beberapa dayah di Samalanga. Kami juga mendapatkan informasi dari Waled Nuruzzahri, Pimpinan Dayah Umul Ayman Samalanga, banyak santri gatal-gatal setelah mandi di Sungai Bate Iliek dalam dua hari ini,” ungkapnya.

Pria yang peduli pada lingkungan itu menduga, penyebab santri gata-gatal terjadi karena adanya pencemaran bahan kimia berbahaya yang ditumpahkan kedalam sungai oleh pelaku tambang ilegal.

“Oleh sebab itu, untuk memastikan hal tersebut, kita minta pemerintah untuk mengambil sampel air sungai untuk di uji laboratarium, agar kita mengetahui jenis bahan kimia yang mencemari Sungai Bate Iliek hingga mengakibatkan santri gatal-gatal,” pintanya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

Abu Doto Mantan Gubernur Aceh Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu Kementerian dan Lembaga Eksekusi Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi...

Tuntut Bentuk Qanun Media Sosial, Gerakan Pembela Syariat Akan Gelar Aksi Damai di DPRA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sejumlah tokoh agama, ulama, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pembela Syariat akan menggelar aksi damai di halaman...

KABAR POPULER

Polda Aceh Terbitkan DPO Untuk Tersangka Pelecehan Seksual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menegaskan bahwa penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap tersangka dugaan tindak pidana pelecehan seksual atas nama Neldi...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu Kementerian dan Lembaga Eksekusi Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi...

Buka Final Voli, Kepala Kantor Kemenag Apresiasi Class Meeting MTsN 10 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan class meeting di...

Tuntut Bentuk Qanun Media Sosial, Gerakan Pembela Syariat Akan Gelar Aksi Damai di DPRA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sejumlah tokoh agama, ulama, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pembela Syariat akan menggelar aksi damai di halaman...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda: Bagi Hasil Migas yang Berkeadilan untuk Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda menolak keras Plan of Development (PoD) I Lapangan Tangkulo Blok South Andaman yang telah ditandatangani oleh Menteri...